Genggaman Ayah di Hari Pertama Sekolah: Sebuah Momen yang Tak Terlupakan
Hari pertama sekolah tahun ini bukan hanya tentang seragam baru atau buku pelajaran, melainkan juga tentang cinta, dukungan, dan komitmen keluarga.
Jejakfakta.com - PANGKEP - Suasana pagi di berbagai sekolah dasar di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) pada Senin (15/07/2025) terasa begitu istimewa. Di antara keriangan anak-anak yang mengenakan seragam baru, ada pemandangan mengharukan tangan-tangan kecil menggenggam erat jari-jari ayah mereka, melangkah penuh semangat menuju gerbang sekolah. Hari pertama sekolah tahun ini bukan sekadar rutinitas, melainkan momen penuh makna yang diwarnai kehangatan keluarga.
Tak terkecuali Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL). Di tengah kesibukannya memimpin daerah, ia menyempatkan diri mengantarkan putranya ke SDIT Al Hikmah. Dengan penuh kasih sayang, ia menemani sang buah hati hingga ke depan kelas, menunjukkan bahwa peran seorang ayah tak tergantikan baik di rumah maupun di tengah masyarakat.
"Ini adalah momen berharga yang tidak boleh terlewatkan," ujar MYL dengan senyum mengembang. "Sebagai ayah, saya ingin hadir di setiap tahap penting kehidupan anak saya, termasuk hari pertamanya menimba ilmu. Pendidikan bukan hanya tanggung jawab ibu atau sekolah, tetapi juga ayah."
Baca Juga : Peringati Hari Otonomi Daerah ke-30, Pemkab Pangkep Siap Dukung Program Strategis Nasional
Kehadiran MYL di sekolah tersebut bukan sekadar formalitas. Ia turut menggaungkan gerakan "Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah", yang bertujuan memperkuat ikatan emosional antara ayah dan anak sekaligus mendorong kesadaran akan pentingnya peran ayah dalam pendidikan.
Antusiasme terlihat jelas di berbagai sekolah. Puluhan ayah dengan bangga menemani anak-anak mereka, mulai dari mengikatkan dasi, memastikan tas terpacking rapi, hingga berfoto bersama di depan pintu kelas. Salah satunya adalah Akram, seorang wali murid yang mengaku baru pertama kali merasakan pengalaman mendebarkan ini.
"Biasanya istri yang mengurus semuanya, tapi tahun ini saya ingin terlibat langsung," ungkapnya dengan mata berkaca-kaca. "Melihat anak saya masuk kelas dengan percaya diri, hati ini begitu bahagia. Saya sadar, kehadiran ayah memberi dampak besar bagi mental mereka."
Baca Juga : DPRD Pangkep Sampaikan Rekomendasi LKPJ Bupati 2025, MYL Tekankan Kolaborasi Pembangunan
Kepala Sekolah SDIT Al Hikmah, Nurhayati, menyambut baik gerakan ini. "Ketika ayah terlibat aktif, anak-anak cenderung lebih bersemangat dan disiplin. Ini juga mempererat komunikasi antara orang tua dan guru," jelasnya.
Hari pertama sekolah tahun ini bukan hanya tentang seragam baru atau buku pelajaran, melainkan juga tentang cinta, dukungan, dan komitmen keluarga. Sebuah langkah kecil yang jika konsisten dilakukan akan menjadi fondasi kuat bagi masa depan generasi penerus bangsa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News