Pemkot Makassar Operasikan Bus Sekolah Listrik Gratis, Dilengkapi CCTV hingga Akses Internet
Layanan bus sekolah gratis Makassar melayani sekitar 2.252 siswa per bulan, dengan tingkat okupansi 80–90 persen.
Jejakfakta.com, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Perhubungan resmi mengoperasikan bus sekolah gratis berbasis listrik yang dilengkapi fitur teknologi modern. Program ini ditujukan untuk menciptakan layanan transportasi pelajar yang lebih aman, nyaman, sekaligus ramah lingkungan.
Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kota Makassar, Dr. Jusman, menyampaikan bahwa hingga pertengahan Juli 2025, terdapat lima unit bus sekolah yang melayani lima koridor utama di Kota Makassar. Tiga di antaranya merupakan bus listrik berkapasitas 32 kursi dengan panjang delapan meter.
“Tiga unit sudah menggunakan bus listrik yang dilengkapi teknologi canggih seperti CCTV, sensor AI, serta sistem komunikasi langsung antara sopir dan operator,” ungkap Jusman, Selasa (15/7/2025).
Baca Juga : Dapat Tambahan Kapal dari Pusat, Pemkot Makassar Siapkan Rute Transportasi Antar Pulau
Adapun fitur modern yang disematkan pada armada bus listrik meliputi:
- CCTV dan NVR: Memantau aktivitas sopir dan penumpang secara real-time.
- Sensor AI: Mendeteksi perilaku berisiko yang dapat membahayakan keselamatan.
Baca Juga : Pemkot Makassar Tertibkan Terminal Bayangan, Sopir Diminta Masuk Terminal Daya
- Sistem komunikasi: Menghubungkan sopir dengan operator admin.
- Akses internet gratis: Dapat digunakan siswa selama perjalanan.
- Smart TV dan Mobile Apps: Menyediakan materi edukasi serta memantau lokasi bus secara transparan.
Baca Juga : Jelang Arus Mudik, Munafri Instruksikan Pengawasan Standar Layanan dan Keselamatan Transportasi Daerah
Menurut Jusman, kehadiran bus listrik ini diharapkan mendorong peralihan dari kendaraan pribadi ke angkutan umum, sekaligus menekan risiko kecelakaan lalu lintas.
Berdasarkan data Route Safety Kota Makassar, tercatat rata-rata 100 hingga 115 ribu korban kecelakaan lalu lintas per tahun, dengan kelompok usia pelajar 15–20 tahun mendominasi.
“Selain meningkatkan akses pendidikan, layanan ini juga meringankan beban keluarga kurang mampu. Tahun ini kami berupaya agar semakin banyak siswa dari keluarga prasejahtera bisa merasakannya,” tambah Jusman.
Baca Juga : Family Gathering Dishub Makassar, Munafri Serukan Penguatan Pelayanan Publik dan Penataan Lalu Lintas
Saat ini, layanan bus sekolah gratis Makassar melayani sekitar 2.252 siswa per bulan, dengan tingkat okupansi 80–90 persen. Operasional dimulai setiap hari sekolah pukul 06.00 hingga 06.30 pagi, mengangkut siswa TK, SD, SMP, hingga SMA menuju sekolah yang telah ditetapkan.
Total armada yang beroperasi terdiri dari:
- 3 unit bus listrik medium (32 kursi)
- 1 unit bus BBM medium (32 kursi)
- 1 unit bus BBM kecil (16 kursi)
Semua armada melayani rute yang sudah disesuaikan agar menjangkau kawasan padat penduduk dan sekolah di Makassar.
Baca Juga : Munafri Realisasikan Janji Kampanye, Pete-pete Laut Layani Pulau Secara Gratis
“Kami terus melakukan evaluasi agar layanan semakin menjangkau lebih banyak pelajar, khususnya dari keluarga kurang mampu. Program ini diharapkan menjadi solusi transportasi yang aman dan mendukung pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah kota,” tutup Jusman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News