Luwu Timur Kukuhkan 1.024 Pengurus Koperasi Merah Putih untuk Wujudkan Kemandirian Ekonomi Desa
128 koperasi Merah Putih di Luwu Timur yang resmi terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM RI.
Jejakfakta.com, LUWU TIMUR – Sebuah langkah besar dalam pemberdayaan ekonomi desa resmi dimulai di Kabupaten Luwu Timur. Sebanyak 1.024 pengurus dan pengawas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dikukuhkan langsung oleh Bupati Irwan Bachri Syam, di Gudang Rumput Laut Dinas Perikanan, Desa Lakawali Pantai, Kecamatan Malili, Sabtu (19/07/2025).
Pengukuhan ini merupakan bagian dari implementasi Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan koperasi di setiap desa dan kelurahan.
Selain pengukuhan, acara juga diisi dengan launching koperasi mockup, penyerahan SK kampung budidaya rumput laut, serta peluncuran dua unit usaha unggulan: benih padi Cendana Hitam Timur dan jasa lada Towuti.
Baca Juga : Bupati Irwan Hadiri Grand Final Duta Wisata Lutim 2026, Ini Daftar Juaranya
“Alhamdulillah, kita telah mengukuhkan 1.024 pengurus koperasi dari 125 desa dan 3 kelurahan. Ini bukan lagi konsep, tapi solusi nyata bagi kemandirian desa,” kata Bupati Irwan dalam sambutannya.
Ia menekankan bahwa koperasi memiliki peran besar dalam menjawab dua kebutuhan utama di daerah, yaitu logistik untuk program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dan penyediaan bahan baku industri strategis seperti smelter dan tambang.
Luwu Timur Sudah Miliki 128 Koperasi Resmi
Baca Juga : Luwu Timur Tancap Gas ke Era Kendaraan Listrik, Gandeng Swasta Bangun Charging Station
Sekretaris Satgas KDMP, Senfry Oktavianus, menyampaikan bahwa secara administratif telah ada 128 koperasi Merah Putih yang resmi terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM RI. Dalam skala provinsi, Luwu Timur menempati posisi ke-12 di Sulawesi Selatan.
Senfry menjelaskan bahwa pengukuhan ini bertujuan untuk memulai operasional resmi koperasi, meningkatkan partisipasi masyarakat, mensosialisasikan model koperasi berbasis desa dan memperkuat kolaborasi antara koperasi, pemerintah, hingga pelaku usaha.
Ia juga menyebutkan tujuh koperasi desa akan dijadikan mockup pangkalan gas untuk mengantisipasi potensi kelangkaan gas.
Baca Juga : Bupati Irwan Hadiri HUT Emas Gereja Kibaid Wawondula, Siapkan Dukungan untuk Pembangunan Rumah Ibadah
Acara pengukuhan turut dihadiri Wakil Bupati Puspawati Husler, unsur Forkopimda, anggota DPRD, OPD, para Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Luwu Timur, Ketua Dewan Koperasi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Kepala Dinas Dagkop UKMP Luwu Timur ini menambahkan bahwa beberapa koperasi sudah menjalankan unit usaha seperti jasa lada, budidaya benih Cendana Hitam, dan pengembangan kawasan rumput laut.
Dengan pengukuhan ini, Kabupaten Luwu Timur resmi memasuki fase baru dalam pembangunan ekonomi kerakyatan. Koperasi Merah Putih menjadi simbol komitmen untuk menciptakan desa yang mandiri, produktif, dan berdaya saing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News