Bupati Gowa Resmikan Kantor Desa Kanreapia, Dorong Kemandirian Desa
Keberhasilan Desa Kanreapia meraih status Desa Mandiri turut mendukung pemanfaatan Dana Desa sebesar 10 persen dari pagu anggaran.
Jejakfakta.com, GOWA — Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, meresmikan Kantor Desa Kanreapia di Kecamatan Tombolopao, Senin (21/7/2025), sekaligus mendorong semangat kemandirian desa sebagai fondasi pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Pemerintah Desa Kanreapia bersama masyarakat yang telah merenovasi kantor desa secara swadaya.
“Ini kemandirian yang kami harapkan dari desa. Membangun daerah dimulai dari desa. Renovasi ini adalah bentuk kolaborasi yang luar biasa antara pemerintah dan masyarakat,” ujar Sitti Husniah.
Baca Juga : Sinergi Pemkab dan PKK Gowa Kejar Anak Zero Dose, Wabup Turun Langsung Pastikan Tak Ada yang Tertinggal
Contoh Kemandirian Desa
Menurutnya, Desa Kanreapia bisa menjadi contoh bagi desa dan kelurahan lain di Kabupaten Gowa dalam hal kemandirian dan kolaborasi. Ia mengharapkan pola ini bisa diadopsi oleh kecamatan lainnya agar pelayanan dan pembangunan semakin merata.
“Ini bukti masyarakat dan pemerintah desa saling peduli dan mau bekerja sama. Semoga jadi contoh baik bagi camat dan desa lain,” tambahnya.
Baca Juga : Kolaborasi Pemkab Gowa dan Lintas Sektor Sukses Bedah Ratusan Rumah, Dorong Nol Persen Kemiskinan Ekstrem
Namun demikian, Bupati juga mengingatkan bahwa pembangunan fisik gedung harus diimbangi dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Gedung boleh megah, tapi pelayanan kepada masyarakat tetap yang utama,” tegasnya.
Renovasi Hasil Swadaya dan Dana Desa
Baca Juga : Pesta Siaga Perdana di Gowa, 448 Siswa SD Ditempa Jadi Generasi Berkarakter Sejak Dini
Kepala Desa Kanreapia, Rusli Yusuf, menjelaskan bahwa renovasi kantor desa ini merupakan hasil kerja sama antara pemerintah desa dan masyarakat. Ia juga menyebutkan bahwa keberhasilan Desa Kanreapia meraih status Desa Mandiri turut mendukung pemanfaatan Dana Desa sebesar 10 persen dari pagu anggaran.
“Sebagian besar anggaran berasal dari swadaya masyarakat. Sisanya kami gunakan dana desa sesuai ketentuan. Alhamdulillah, pembangunan selesai dan hari ini kita resmikan bersama,” jelas Rusli.
Peresmian ini turut dihadiri oleh pimpinan SKPD dan camat se-Kabupaten Gowa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News