Aksi Stop Stunting PPG Diluncurkan, Sasar 504 Desa & 15.120 Anak di Sulsel
Pemprov Sulsel berharap prevalensi stunting dapat terus ditekan, mendukung generasi muda yang lebih sehat dan berkualitas.
Jejakfakta.com - MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali menggelar Aksi Stop Stunting melalui Program Pendampingan Gizi (PPG), menyasar 504 desa lokus dengan 15.120 anak sebagai penerima manfaat. Peluncuran program ini dilakukan Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman (ASS), di Baruga Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (25/7/2025).
Gubernur ASS menyatakan, program ini telah berjalan sejak 2023 dan menunjukkan hasil signifikan. "Alhamdulillah, di 2024 dampaknya sudah terlihat. Karena itu, kita lanjutkan lagi di tahun ini," ujarnya.
Selain pemberian makanan tambahan, peserta program juga akan mendapatkan insentif tabungan anak stunting setelah melewati masa 59 hari dalam program. "Ini untuk memastikan kebutuhan gizi mereka tetap terpenuhi setelah program selesai," jelasnya.
Baca Juga : Pemkot Makassar Kejar Lahan "Clear and Clean", Jembatan Barombong Siap Dibangun 2027
Sekretaris Dinas Kesehatan Pangkep, Mansyur, menyebutkan bahwa di Kabupaten Pangkep, program ini menyasar 21 desa, di antaranya: Bulucindea, Batara, Anrong Appaka, Samalewa, Mangallekana, Attang Salo, Barabatu, Pabundukang, Pitusunggu, Tamangapa, Ma'rang, Boriappaka, Labakkang, Bonto Perak, Bonto Matene, Talaka, Bowong Cindea, Biraeng, Pitue, Kanaungan, Taraweang
Peluncuran ini dihadiri oleh Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau, sejumlah kepala daerah, serta Ketua TP PKK se-Sulsel, menunjukkan komitmen bersama dalam penanganan stunting.
Dengan program ini, Pemprov Sulsel berharap prevalensi stunting dapat terus ditekan, mendukung generasi muda yang lebih sehat dan berkualitas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News