Masing-masing Wilayah Terdampak Bencana di Sulsel dapat Bantuan Rp350 Juta
Bantuan untuk 14 kabupaten/kota terdampak bencana senilai Rp5,4 miliar, terdiri dari DSP operasional Rp4 miliar dan DSP logistik senilai Rp1,4 miliar.
Sebanyak 19 kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan, terdampak banjir dan tanah longsor dan sejumlah bencana hidrometeorologi lainnya antara 22 Desember 2022 hingga 7 Januari 2023.
Hal itu dilaporkan Pelaksana harian (PLH) Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Aslam Patonangi, pada Rapat Koordinasi Penanganan Darurat Bencana Hidrometeorologi di Wilayah Sulsel, Senin (9/1) di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel.
Aslam menyebutkan, akibat bencana di Sulsel tersebut, 26.263 kepala keluarga yang terdiri dari 60948 jiwa terdampak. Yang juga mengakibatkan 10 orang meninggal dunia, serta 1.168 rumah rusak, baik rusak berat, sedang atau ringan.
Baca Juga : Aliyah Mustika dan IAS Satukan Semangat Kebersamaan di Jalan Sehat FKPPI–KBPP Polri Sulsel
"Dari 19 kabupaten/kota yang dilanda bencana sembilan diantaranya ditetapkan sebagai tanggap darurat oleh kepala daerah masing-masing," sebut Aslam.
Dari 19 tersebut, empat diantaranya sudah mendapat bantuan dari Pemprov Sulsel yang diambil dari anggaran belanja tidak terduga. Empat kabupaten yang dapat bantuan, yaitu Soppeng sebesar Rp1,3 miliar, Maros Rp310 juta, Wajo Rp195 juta, dan Takalar Rp1,6 miliar.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen Suharyanto yang menghadiri kegitan itu, berkesempatan, menyerahkan langsung bantuan dana siap pakai (DSP) kepada 14 kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan yang terdampak banjir dan tanah longsor.
Baca Juga : Luwu Timur Tancap Gas ke Era Kendaraan Listrik, Gandeng Swasta Bangun Charging Station
14 kabupaten/kota yang dapat DPS yaitu, Makassar, Pinrang, Bantaeng, Parepare, Barru, Jeneponto, Enrekang, Luwu Utara, Sinjai, Sidenreng Rappang (Sidrap), Bone, Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Kepulauan Selayar, dan Bulukumba.
Bantuan untuk tiap kabupaten/kota masing-masing senilai Rp350 juta, terdiri atas Rp250 juta DSP operasional dan Rp100 juta DSP logistik. Selain bantuan dana, juga ada bantuan masing-masing 1.000 selimut dan terpal untuk tiap kabupaten. "Semoga bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya," pesan Suharyanto.
Sebelumnya, akhir Desember 2022, ada lima kabupaten yang mendapat bantuan sama, yaitu Maros, Gowa, Soppeng, Wajo dan Takalar. "Penyerahan bantuan dilakukan saat assesmen penanganan darurat bencana BNPB," terang Suharyanto.
Baca Juga : Husniah Talenrang Berikan Semangat Kafilah Gowa di MTQ XXXIV Sulsel, Siapkan Bonus Umrah bagi Juara
Bantuan tersebut senilai Rp5,4 miliar, terdiri dari DSP operasional Rp4 miliar dan DSP logistik senilai Rp1,4 miliar. "Itu sebagai dukungan penanganan darurat bencana banjir dan longsor di Sulsel," seru Suharyanto usai menyerahkan bantuan. (**)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News