BPBD dan SKB Bulukumba Manfaatkan Pekarangan Jadi Lahan Produktif Dukung Ketahanan Pangan
Gerakan Tanam Lombok Nikmati Hasilnya (GEMOIH) mengoptimalkan lahan pekarangan warga yang terbengkalai.
Jejakfakta.com, BULUKUMBA – Upaya mendukung ketahanan pangan lokal terus digalakkan oleh Pemerintah Kabupaten Bulukumba. Sejumlah instansi mulai mengolah lahan pekarangan kantor menjadi kebun produktif, memanfaatkan waktu luang dan lahan yang sebelumnya tidak terurus.
Salah satunya dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bulukumba. Para pegawai dan petugas BPBD memanfaatkan lahan bekas Balai Latihan Kerja (BLK) seluas 1.032 meter persegi yang terletak di belakang kantor mereka. Lahan tersebut diolah secara manual maupun menggunakan traktor dan diberi pupuk organik sebelum ditanami cabai dan tanaman jangka pendek lainnya.
"Lahan ini kita olah berkat motivasi dari Bapak Bupati agar lahan tidur dimanfaatkan untuk tanaman produktif," ujar Kepala BPBD, Andi Hasbullah.
Baca Juga : Kawal Panen 2026, Bupati Irwan Tegas Jaga Harga Gabah
Di tempat lain, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bulukumba juga memanfaatkan lahan kosong seluas lebih dari 1 hektar. Di lokasi tersebut, pihak SKB menanam cabai, sukun, dan mangga, serta membangun kolam ikan untuk 30 ribu ekor nila seluas 45 x 30 meter.
“Kami ingin memanfaatkan lahan agar bernilai guna, tidak hanya dibiarkan kosong,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Andi Buyung Saputra.
Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Bulukumba sudah lebih dahulu mengelola lahan kosong di sekitar kantor mereka. Petugas pemadam kebakaran (Damkar) yang berada di bawah naungan PUTR mengolah pekarangan tersebut dan kini sudah memanen hasil pertanian, terutama cabai.
Baca Juga : Gowa Kunci Lahan Sawah, Revisi RTRW Dikebut di Tengah Tekanan Perumahan
“Kita sekarang sudah mulai panen cabai terakhir, sambil melakukan peremajaan tanaman,” tambahnya.
Inisiatif ini selaras dengan program Gerakan Tanam Lombok Nikmati Hasilnya (GEMOIH) yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Bulukumba bersama Tim Penggerak PKK. Program ini bertujuan mengoptimalkan lahan pekarangan warga yang terbengkalai agar dapat dimanfaatkan untuk menanam cabai dan tanaman sayur lainnya.
Program GEMOIH juga diharapkan bisa membantu menekan laju inflasi daerah, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dapur warga tanpa harus bergantung sepenuhnya pada pasar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News