Bupati Luwu Timur Sidak Apel Pagi, Puluhan Pegawai Terciduk Main HP dan Duduk Saat Sekda Beri Arahan
Irwan menyindir sikap tidak sopan beberapa pegawai dan mempertanyakan etika profesional mereka.
Jejakfakta.com, LUWU TIMUR – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, melakukan inspeksi mendadak (sidak) saat apel pagi di halaman Kantor Bupati, Senin (4/8/2025). Hasilnya, puluhan pegawai terciduk tidak disiplin—ada yang bermain ponsel, duduk santai, hingga datang terlambat.
Bupati Irwan, turun langsung memantau kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN). Apel tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda), H. Bahri Suli.
Dalam sidaknya, Bupati Irwan terlihat kecewa dan geram setelah mendapati banyak pegawai yang tidak menunjukkan sikap disiplin. Beberapa terlihat asyik bermain ponsel dan duduk saat Sekda sedang menyampaikan arahan.
Baca Juga : 8 ASN Luwu Timur Resmi Jadi Komcad, Dari Aparatur Sipil ke Garda Cadangan Pertahanan Negara
“Saya sengaja tidak ambil apel pagi ini karena ingin melihat langsung kondisi sebenarnya. Dan ternyata memang banyak yang masih sulit menerapkan kedisiplinan,” ungkap Irwan.
Tak hanya itu, Bupati juga menemukan sejumlah pegawai yang datang terlambat, bahkan masih terlihat merokok di luar area apel saat waktu sudah menunjukkan pukul 07.30 Wita—batas waktu kehadiran yang telah ditetapkan.
“Saya lihat sendiri, pukul 07.30 masih ada yang di bawah dan merokok pula,” ujarnya kesal.
Baca Juga : ASN Luwu Timur Masuk Komcad Sulsel 2026, 8 ASN Resmi Jadi Komponen Cadangan Pertahanan Negara
Ia juga menyoroti kurangnya penghargaan pegawai terhadap pimpinan apel. Irwan menyindir sikap tidak sopan beberapa pegawai dan mempertanyakan etika profesional mereka.
“Bayangkan jika kalian yang memimpin, lalu Sekda yang duduk santai dan main HP. Apakah kalian bisa terima? Ini bukan sekadar sopan santun, tapi etika profesional,” katanya.
Lebih lanjut, Irwan mengungkap praktik absensi tidak tertib yang masih terjadi, seperti pegawai yang menitip tanda tangan kepada rekan kerjanya.
“Mulai minggu depan, daftar hadir akan diatur per OPD dan ditempatkan di meja depan. Tidak ada lagi titip absen,” tegasnya.
Bupati juga memberi peringatan keras kepada pegawai P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) yang tidak disiplin, bahwa mereka bisa diberhentikan sesuai kontrak kerja.
“Saya sudah minta BKPSDM untuk tegas. Jangan kaget kalau enam bulan lagi ada surat pemberhentian. Ini bukan gertakan,” tandasnya.
Baca Juga : BKPSDM Luwu Timur Perketat Disiplin ASN Lewat SIPATUH, Absensi Jadi Sorotan Kinerja Nyata
Mengakhiri arahannya, Irwan menegaskan bahwa apel pagi akan dimulai tepat pukul 07.30 tanpa kompromi. Ia meminta Satpol PP dan Eselon III untuk menjadi teladan dan bertindak tegas terhadap pegawai yang terlambat.
“Tidak ada toleransi. Eselon III harus jadi contoh. Kecuali yang hamil, semua wajib ikut apel. Hargai yang sudah memimpin apel,” tutup Bupati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News