Pemkot Makassar Ajak Poltekpar Berkolaborasi Wujudkan Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan
Munafri Arifuddin: Ketersediaan SDM pariwisata berkualitas menjadi krusial. Di sinilah peran Poltekpar sangat diharapkan.
Jejakfakta.com, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah kota dan institusi pendidikan tinggi, khususnya Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar, dalam mendukung pembangunan kota yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Pernyataan tersebut disampaikan Munafri saat memberikan sambutan dalam Sidang Terbuka Senat Akademik Poltekpar Makassar, dalam rangka penerimaan mahasiswa baru semester ganjil tahun akademik 2025/2026, yang digelar Senin (4/8/2025).
“Makassar ini tidak bisa dibangun sendiri. Butuh kolaborasi dengan banyak pihak, termasuk perguruan tinggi seperti Poltekpar. Kami sangat terbuka untuk masukan dan kerja sama yang bisa mengakselerasi kemajuan kota,” ujar Munafri.
Baca Juga : Kadispora Makassar Hadiri Presentasi Final Logo HUT ke-419, Pappaseng Jadi Inspirasi Identitas Kota
Dalam sambutannya, Munafri juga menekankan posisi strategis Makassar sebagai pintu gerbang kawasan Indonesia Timur. Ia berharap pergerakan penduduk dari wilayah timur seperti Maluku dan Papua tidak lagi harus berpusat ke Jakarta.
“Kalau tiga ribu orang datang dan bisa tinggal di Makassar, bayangkan berapa banyak hotel yang terisi, rumah makan yang berkembang, dan tenaga kerja yang terserap,” jelas politisi Partai Golkar itu.
Munafri juga mengaitkan dinamika ini dengan peningkatan siklus ekonomi, termasuk sektor pajak daerah, yang menjadi fondasi penting pembangunan infrastruktur kota.
Baca Juga : Appi Minta Insentif Industri dan Pembangunan Dermaga Pulau Makassar ke Pemerintah Pusat
Ia mengungkapkan bahwa Makassar hingga kini belum memiliki hotel berbintang lima, yang menurutnya menjadi tantangan dalam menarik investasi skala besar.
“Investor melihat kesiapan kita sebelum menanamkan modal. Maka itu, ketersediaan SDM pariwisata berkualitas menjadi krusial. Di sinilah peran Poltekpar sangat diharapkan,” tegasnya.
Wali Kota juga memaparkan program prioritas Pemkot di bidang sport tourism, termasuk pembangunan stadion sepak bola bertaraf internasional. Ia menyebutkan bahwa PSM Makassar sebagai klub legendaris nasional seharusnya memiliki kandang sendiri yang representatif untuk pertandingan level ASEAN.
Baca Juga : Wali Kota Appi Luncurkan Logo HUT ke-419 Makassar, Angkat Filosofi Pappaseng
Lebih lanjut, Munafri mendorong agar nilai-nilai budaya lokal diintegrasikan dalam kurikulum pendidikan, termasuk di Poltekpar.
“Kita harus membangun SDM yang tidak hanya unggul secara teknis, tapi juga punya karakter dan etika. Ini yang membedakan kita,” tuturnya.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap isu lingkungan, Munafri menyoroti beberapa hotel di Makassar yang mulai menerapkan sistem pengelolaan sampah mandiri. Ia menyebut inisiatif ini telah memberikan dampak positif terhadap efisiensi biaya operasional hotel.
Baca Juga : Simpul Nusantara, Cara Gunung Sari Makassar Integrasikan Sampah, Pangan, dan UMKM
“Kami berharap Poltekpar bisa ikut jadi pelopor kampus zero waste di Makassar,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News