Balai Rehabilitasi BNN Baddoka Sulsel Gelar Beragam Perlombaan dalam Rangka HUT RI ke-80, Hidupkan Kembali Permainan Tradisional

Kepala Balai Rehabilitasi BNN Baddoka Sulsel, resmi membuka perlombaan sambut HUT RI ke-80 dengan tabuhan gendang Makassar, di Kantor Balai Rehabilitasi BNN Baddoka Sulsel, Senin (4/8/2025). @jejakfaktacom/Humas Balai Rehabilitasi BNN Baddoka.

Rangkaian perlombaan tidak hanya memupuk rasa kebersamaan, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga warisan budaya Indonesia di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Jejakfakta.com - MAKASSAR - Menyambut peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Balai Rehabilitasi BNN Baddoka Sulawesi Selatan turut memeriahkan dengan menyelenggarakan berbagai perlombaan antarpegawai dan klien rehabilitasi. Kegiatan yang digelar di Kantor Balai Rehabilitasi BNN Baddoka Sulsel ini resmi dibuka pada Senin (4/8/2025) dan akan berlangsung selama 10 hari, hingga 14 Agustus 2025.  

Beragam lomba dipertandingkan, mulai dari tenis meja, bulutangkis, bola voli, sambung lirik lagu, rangking 1, nyanyi solo, baca puisi, hingga permainan tradisional egrang. Keikutsertaan egrang dalam perlombaan ini menjadi salah satu upaya untuk mengingatkan masyarakat bahwa permainan tradisional merupakan warisan budaya yang mulai terpinggirkan di era digital.  

"Kami ingin mengajak masyarakat untuk kembali melestarikan permainan tradisional seperti egrang, yang kini mulai jarang dimainkan karena maraknya permainan digital," ujar Hamdan Supadi, selaku panitia pelaksana.  

Baca Juga : Niat Tulus Membantu, Perjuangan 5 Tahun Dua Guru Luwu Utara Akhirnya Berbuah Rehabilitasi dari Presiden

Kepala Balai Rehabilitasi BNN Baddoka, dr. Iman Firmansyah, menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi kejenuhan klien rehabilitasi sekaligus mempererat hubungan emosional antara pegawai dan klien. "Semoga acara ini berjalan lancar dan menjadi momentum kebersamaan dalam semangat kemerdekaan," tuturnya.  

Diharapkan, rangkaian perlombaan ini tidak hanya memupuk rasa kebersamaan, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga warisan budaya Indonesia di tengah pesatnya perkembangan teknologi.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Sherine Grace
Berita Terbaru