Wali Kota Makassar Akan Surati Pihak Perumahan yang Sering Kebanjiran

Ilustrasi banjir (Dok. Ist)

Salah satu perumahan yang sering terkena banjir yaitu Perumnas Antang Blok 8 dan Blok 1 di Kelurahan Antang, Kecamatan Manggala.

Wali Kota Makassar, Muhammad Ramdhan Pomanto, akan menyurat ke pihak perumahan agar bisa membuat alur air keluar ke selokan besar atau kanal.

Alasannya, beberapa titik di daerah yang mengalami banjir, di Makassar kata wali Kota yang akrab disapa Danny Pomanto itu, jalur airnya tertutup sehingga air dengan cepat naik saat hujan.

Sehingga menurutnya, penanganan banjir yang paling penting dengan mencari akar masalahnya. "Akar masalah banjir itu yakni jalur air yang tertutup. Ini banjir tidak akan pernah selesai kalau jalur air tetap tertutup. Jalur air tertutup oleh perumahan. Itulah kenapa kata-kata saya bahwa developer juga turut bertanggung jawab," jelas Danny.

Baca Juga : Respons Cepat Aduan Warga, BPBD Makassar Turun Bersihkan Kanal Bara-Baraya Timur

Di Kota Makassar kata Danny, khusus banjir yang terjadi di sejumlah wilayah Makassar, khususnya di daerah Kecamatan Manggala, merupakan tanggung jawab pengembangan perumahan. Karena perumahan menutup jalur air.

Karena itu, Danny menyebut rata-rata banjir justru lebih sering terjadi di perumahan yang dikembangkan developer dibandingkan dengan pemukiman warga pada umumnya.

Salah satu perumahan yang sering terkena banjir yaitu Perumnas Antang Blok 8 dan Blok 1 di Kelurahan Antang, Kecamatan Manggala.

Baca Juga : Satgas Drainase Bergerak Cepat, Genangan di Titik Viral Pettarani Berhasil Surut

"Coba lihat yang banjir semua perumahan, bukan kampung. Kalau perumahan itu, dia bikin perumahan orang yang datang. Kalau kampung tidak, dia dirikan memang. Artinya, harus ada terobosan," tandas Danny.

Selama 2022, sebanyak 122 bencana hidrometeorologi basah, seperi banjir, angin puting beliung hingga pohon tumbang terjadi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. (**)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terbaru