Camat Tamalanrea Ikut Rapat Evaluasi SPI 2025, Dukung Penguatan Integritas Birokrasi di Makassar

Camat Tamalanrea, Iqbal, turut hadir dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Survei Penilaian Integritas (SPI) 2025 yang digelar di Ruang Sipakalebbi, Balai Kota Makassar, Kamis (28/08/2025). @Jejakfakta/dok. Istimewa

SPI 2025 menjadi momentum penting dalam menciptakan sistem birokrasi Kota Makassar yang bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Camat Tamalanrea, Iqbal, turut hadir dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Survei Penilaian Integritas (SPI) 2025 yang digelar di Ruang Sipakalebbi, Balai Kota Makassar, Kamis (28/08/2025).

Rapat ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dengan fokus utama penguatan integritas dan transparansi birokrasi di lingkungan pemerintahan kota.

Dalam rapat yang melibatkan Tim KPK RI, Bappenas RI, Inspektorat Kota Makassar, para kepala SKPD, serta seluruh camat se-Kota Makassar, termasuk Camat Tamalanrea, Munafri menegaskan pentingnya membangun sistem pengawasan internal yang kuat untuk mencegah praktik korupsi dan penyalahgunaan anggaran.

Baca Juga : PKL Ditata, Modal Usaha Disiapkan, Munafri Gandeng Bank Sulselbar Perkuat UMKM Lewat KUR

Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Munafri mengusulkan penempatan satu personel Inspektorat di setiap SKPD untuk melakukan audit secara berkala.

“Saya bilang ke teman-teman Inspektorat bahwa saya mau menempatkan di setiap OPD, ada satu orang Inspektorat yang akan mengaudit secara berkala,” ujar Munafri.

Camat Tamalanrea, Iqbal, menyatakan dukungannya terhadap langkah ini dan menilai bahwa pengawasan serta standarisasi dalam pengadaan barang dan jasa (PBJ) merupakan kunci dalam menciptakan pelayanan publik yang bersih dan profesional.

Baca Juga : Pemkot dan DPRD Makassar Kebut Tiga Regulasi Strategis, Transportasi hingga Tata Ruang Kota Diperkuat

Munafri juga menyoroti pola belanja di SKPD yang kerap tidak efisien, termasuk penggunaan vendor secara berlebihan dalam kegiatan berskala kecil. Ia menekankan pentingnya standar kualitas dalam PBJ, bukan hanya memenuhi aspek administratif.

Tak hanya soal teknis birokrasi, integritas juga ditekankan melalui gaya hidup para pejabat. Munafri mengimbau agar seluruh pejabat, termasuk camat, menjunjung kesederhanaan, baik dalam penampilan maupun sikap, demi menciptakan budaya kerja yang tidak kompetitif secara tidak sehat.

Iqbal menyampaikan bahwa dirinya siap mendukung penuh upaya Wali Kota dalam membangun birokrasi yang bersih, akuntabel, dan melayani masyarakat dengan lebih baik.

Baca Juga : Jelang Kedatangan 32 Duta Besar, Wali Kota Ajak APINDO Jadi Motor Gerakan Lingkungan di Makassar

“Kami di kecamatan tentu mengikuti arahan Pak Wali. Apa pun yang mendorong integritas dan efisiensi akan kami jalankan sebaik mungkin,” ujar Iqbal.

Munafri berharap pelaksanaan SPI 2025 menjadi momentum penting dalam menciptakan sistem birokrasi Kota Makassar yang bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Gadis Ma'dika
Berita Terbaru