Bareng Kapolres Bone, IAS Buka Ujian Kenaikan Sabuk Inkanas Bone
IAS bercerita bagaimana pentingnya remaja saat ini membekali diri dengan kemampuan bela diri.
Jejakfakta.com, Bone - Ketua Dewan Pembina Institut Karate-do Nasional (Inkanas) Sulsel, Dr Ilham Arief Sirajuddin (IAS) membuka Ujian Penurunan Kyu dan Kenaikan Sabuk Inkanas Cabang Bone, di Gedung Pemuda Kota Watampone, Ahad (15/1/2023).
Kapolres Bone, AKBP Arief Doddy Suryawa yang juga Ketua Inkanas Bone, serta Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel l, Kompol Nur Ichsan ikut membuka ujian yang diikuti 300 lebih karateka Bone, dari berbagai jenjang sabuk.
Ketua Dewan Sabuk Hitam Inkanas Sulsel, Edward dan Simpei Alam Kasude serta Simpei Awal yang juga Ketua Forki Bone, ikut hadir. Tampak juga Ketua KBPP Polri Bone, Andi Ashari Aris.
Baca Juga : Sinergi Pemkot Makassar–ATR/BPN–KPK, Munafri Dorong Reformasi Pertanahan Bersih dan Transparan
Di hadapan peserta ujian, IAS bercerita bagaimana pentingnya remaja saat ini membekali diri dengan kemampuan bela diri.
"Latih diri sekuat mungkin. Lakukan penambahan porsi latihan sendiri. Insya Allah dapat manfaatnya," kata wali kota Makassar 2004-2014 itu.
"Tapi tantangan berikutnya adalah kemampuan mengendalikan diri. Jangan sampai karena punya keahlian lalu tiba-tiba kehilangan kendali diri dan membawa keburukan kepada orang lain," ujar IAS.
Baca Juga : Optimalisasi Aset Tanah, Gowa Bidik Lonjakan PAD dan Kepastian Investasi
"Jadi, pegang baik-baik sumpah tradisi karate yang Ananda semua tahu," tambahnya.
Terkait perkembangan Inkanas Sulsel, Simpei Alam Kasude berkisah tentang kontribusi IAS di eranya sebagai wali kota.
Baca Juga : HUT ke-27 Luwu Utara, Bupati Irwan Dorong Sinergi Antarwilayah untuk Percepat Kemajuan Luwu Raya
"Alhamdulillah, Inkanas Sulsel sudah punya dojo yang benar-benar representatif. Itu bisa ada karena bantuan Pak IAS sebagai wali kota ketika itu," terang eks pegawai Dishub Sulsel itu.
Berkat dojo itu, tidak salah jika Sulsel sampai hari ini selalu bisa melahirkan atlet kelas internasional yang sudah mengharumkan nama bangsa. "Salah satunya adalah Arif Taufan," pungkas Alam Kasude.
Alam sekaligus mendoakan status IAS yang saat ini sedang berjuang menuju kursi 01 Sulsel.
Baca Juga : LBH Pers Makassar Desak Kasus Kekerasan Jurnalis Darwin Fatir Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan
"Inkanas tidak boleh berpolitik praktis. Tapi saya sebagai pribadi meminta keluarga besar Inkanas bisa mendoakan perjuangan itu," tutupnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News