Perkuat Peran Keluarga, DPPKB Makassar Dorong Ayah Terlibat di Hari Pertama Sekolah Anak

Pemerintah Kota Makassar melalui semua OPD, salah satunya Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) menginisiasi Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah, Minggu (13/7/2025). @Jejakfakta/dok. Istimewa

Kehadiran ayah di hari pertama sekolah merupakan simbol keterlibatan aktif dalam proses tumbuh kembang anak.

Jejakfakta.com, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar melalui semua OPD, salah satunya Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) menginisiasi Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah, Minggu (13/7/2025).

Program ini hadir sebagai wujud perhatian Pemkot Makassar terhadap pentingnya keterlibatan orang tua, khususnya ayah, dalam mendukung pendidikan anak sejak dini.

Gerakan ini bukan sekadar aktivitas mengantar anak ke sekolah, tetapi sarat makna dalam membangun kedekatan emosional dan komunikasi yang lebih intens antara ayah dan anak.

Baca Juga : HUT ke-419 Makassar, Diskominfo Siapkan Dua Penghargaan untuk Perkuat Komunikasi dan Layanan Publik

Momen ini diharapkan menjadi pengalaman berharga yang dapat memperkuat ikatan keluarga, sekaligus memberi semangat baru bagi anak dalam memulai tahun ajaran.

Kepala DPPKB Makassar, Irwan Bangsawan menjelaskan bahwa kehadiran ayah di hari pertama sekolah merupakan simbol keterlibatan aktif dalam proses tumbuh kembang anak.

“Ini bukan hanya tentang menemani anak memasuki sekolah baru, tetapi juga memberikan contoh nyata bahwa ayah memiliki peran penting dalam pendidikan dan pembentukan karakter anak,” ujarnya.

Baca Juga : HUT ke-419 Makassar, Pemkot Gelar Pasar Murah, Warga Bisa Tebus Sembako Rp63 Ribu

Selain itu, program ini sejalan dengan upaya Pemkot Makassar dalam menumbuhkan budaya pengasuhan yang seimbang.

Ayah diharapkan tidak hanya hadir sebagai pencari nafkah, melainkan juga berkontribusi dalam mendukung anak secara emosional, sosial, dan akademik.

Hal ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam membangun keluarga yang harmonis dan berdaya.

Baca Juga : Indocement Tawarkan RDF ke Pemkot Makassar, Sampah TPA Tamangapa Berpotensi Jadi Bahan Bakar Industri

Pemkot Makassar juga melihat gerakan ini sebagai langkah awal untuk mendorong keterlibatan masyarakat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif dan penuh dukungan.

Dengan keterlibatan orang tua, khususnya ayah, diharapkan anak-anak lebih percaya diri menghadapi tantangan baru di sekolah, serta merasa dihargai dan didukung penuh oleh keluarganya.

Melalui gerakan ini, Pemkot Makassar mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjadikannya sebagai tradisi positif di setiap awal tahun ajaran.

Baca Juga : Kado HUT ke-419 Makassar, Disdukcapil Jemput Bola Layani Warga di Tiga Pulau Terluar

Dengan begitu, tidak hanya tercipta kenangan indah bagi anak dan orang tua, tetapi juga terbangun kesadaran kolektif tentang pentingnya peran ayah dalam mencetak generasi cerdas, berkarakter, dan berdaya saing di masa depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terbaru