Jumlah Orang Miskin di Indonesia Naik Jadi 26,36 Juta per September 2022

Jumlah Orang Miskin di Indonesia Naik Jadi 26,36 Juta per September 2022. (Foto/Antara)

Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan secara persentasenya, jumlah masyarakat miskin per September sebesar 9,57 persen, naik 0,03 persen dibandingkan Maret 9,54 persen.

Jejakfakta.com, Nasional - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah orang miskin di Republik Indonesia (RI) telah mencapai 26,36 juta orang per September 2022. Jumlah ini naik tipis dibandingkan pada akhir Maret 2022 sebanyak 26,16 juta orang.

Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan secara persentasenya, jumlah masyarakat miskin per September sebesar 9,57 persen, naik 0,03 persen dibandingkan Maret 9,54 persen.

"Tingkat kemiskinan September 2022 itu mengalami peningkatan yang tipis dibandingkan Maret 2022," ujar Margo dalam konferensi pers, Senin (16/1).

Baca Juga : Pemkot Makassar Borong Tiga Penghargaan di Hari Jadi Sulsel ke-356

Margo menyebutkan ada beberapa penyebab kemiskinan naik di September 2022.

Diantaranya, masih terdapat penduduk usia kerja yang terdampak pandemi covid-19, upah buruh tani harian turun, konsumsi rumah tangga dan pertumbuhan ekonomi yang melambat di kuartal III.

Penyebab lainnya adalah pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor padat karya seperti industri tekstil, alas kaki, dan perusahaan teknologi, hingga kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Dilansir cnnindonesia.com

Baca Juga : Ekonomi Pangkep Tumbuh 7,97%, Tertinggi se-Sulawesi Selatan & Kelima se-Sulawesi

Setidaknya, BPS mencatat ada sembilan komoditas pangan maupun non pangan utama yang harganya naik dan mendorong kenaikan kemiskinan di September.

"Harga komoditas yang dikonsumsi penduduk miskin kalau dibandingkan Maret 2022 ada kenaikan. Jadi, meski pemerintah Indonesia memberikan bantalan melalui bansos, tapi tidak dapat dipungkiri kenaikan harga BBM memberikan dampak ke harga komoditas yang paling banyak dikonsumsi masyarakat miskin," jelasnya.

Berikut daftar komoditas yang naik harganya pada September 2022 dibandingkan Maret 2022:

Baca Juga : Penduduk Miskin Pangkep Turun, Raih Peringkat Kedua Penurunan Tertinggi se-Sulsel

1. Beras naik 1,46 persen

2. Gula pasir naik 2,35 persen

3. Tepung terigu naik 13,97 persen

Baca Juga : Lutim Perkuat Koordinasi Tekan Inflasi, Sekda Tekankan Aksi Nyata OPD

4. Cabai merah naik 42,60 persen

5. Telur ayam ras naik 19,01 persen

6. Pertalite naik 30,72 persen

Baca Juga : BPS Pangkep Canangkan Program "Desa CANTIK" untuk Tingkatkan Tata Kelola Data Desa

7. Solar naik 32,04 persen

8. Pertamax non subsidi naik 16 persen

9. Kontrak rumah naik 0,97 persen

10. LPG 3Kg naik 1,58 persen.

Adapun penghitungan jumlah kemiskinan di Indonesia memang dilakukan dua kali dalam setahun, setiap Maret dan September. Saat ini, garis kemiskinan naik 5,95 persen dari Rp505 ribu di Maret menjadi Rp535.547 per kapita per bulan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terbaru