Wali Kota Makassar Apresiasi Peran Universitas Terbuka dalam Peningkatan SDM di Era Digital

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menghadiri Wisuda Daerah Universitas Terbuka Makassar yang digelar di Convention Hall UT, Jalan Perintis Kemerdekaan KM 19, Minggu (12/10/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Munafri menegaskan bahwa seluruh fasilitas pelatihan ini dapat diakses secara gratis oleh masyarakat.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memberikan apresiasi terhadap peran Universitas Terbuka (UT) Makassar dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di tengah tantangan dan peluang era digital.

Hal tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri Wisuda Daerah Universitas Terbuka Makassar yang digelar di Convention Hall UT, Jalan Perintis Kemerdekaan KM 19, Minggu (12/10/2025).

Dalam sambutannya, Munafri menyebut Universitas Terbuka hadir sebagai alternatif pendidikan tinggi berbasis keterbukaan dan fleksibilitas yang sesuai dengan tuntutan zaman. Ia menyatakan hampir 50 persen mahasiswa UT Makassar berasal dari Kota Makassar, yang menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap model pembelajaran terbuka.

Baca Juga : Jelang Kedatangan 32 Duta Besar, Wali Kota Ajak APINDO Jadi Motor Gerakan Lingkungan di Makassar

“Kota Makassar memiliki banyak universitas, tetapi UT tetap menjadi pilihan utama masyarakat. Ini membuktikan bahwa pembelajaran terbuka semakin diminati,” ungkap Munafri.

Wali Kota yang akrab disapa Appi ini menekankan pentingnya peran lulusan UT dalam menjawab persoalan ketenagakerjaan dan kewirausahaan di kota berpenduduk 1,4 juta jiwa itu. Ia berharap lulusan mampu mengisi ruang-ruang kosong di sektor formal maupun informal.

“Lulusan UT bukan hanya menjadi kebanggaan keluarga, tetapi juga harus menjadi solusi atas berbagai tantangan tenaga kerja di Makassar,” tegasnya.

Baca Juga : Uni Eropa Kepincut Makassar, Munafri Dorong Kota Daeng Jadi Magnet Investasi Indonesia Timur

Munafri juga memaparkan program unggulan Makassar Kreatif Hub (MCH) sebagai upaya Pemkot menjembatani dunia pendidikan dan dunia kerja. Program ini menjadi bagian dari tujuh flagship Pemkot Makassar, dan kini telah hadir di 15 kecamatan.

Melalui MCH, masyarakat dapat mengakses pelatihan keterampilan, pendampingan wirausaha, hingga pertemuan dengan pemberi kerja secara langsung.

“Kami ingin semua lulusan punya tempat untuk meng-upgrade skill. Di MCH, mereka bisa bertemu investor, pelaku usaha, bahkan langsung direkrut oleh perusahaan yang membutuhkan,” jelasnya.

Baca Juga : Sulsel Jadi Daerah Pertama Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Makassar Dorong Data Investasi

Beberapa perusahaan bidang teknologi informasi seperti pengembang perangkat lunak, coder, hingga web designer telah menjalin kemitraan dengan Pemkot untuk menjaring talenta dari MCH. Bahkan, beberapa hasil karya peserta program telah dilirik oleh pihak luar negeri, termasuk Jepang.

Selain itu, Pemkot Makassar telah menjalin kerja sama dengan Balai Besar Vokasi untuk memperluas akses pelatihan teknis. Munafri menegaskan bahwa seluruh fasilitas pelatihan ini dapat diakses secara gratis oleh masyarakat.

“Kami tidak besar, tapi kami punya komitmen. Kami ingin setiap warga punya peluang untuk maju,” ujarnya.

Baca Juga : Wali Kota Munafri Soft Launching Pete-pete Laut 12 Juni, Perkuat Akses Warga Kepulauan

Di akhir sambutannya, Munafri menyampaikan pesan inspiratif kepada para wisudawan agar tidak berhenti belajar dan terus meningkatkan kompetensi diri.

“Jangan cepat puas. Dunia berubah cepat, dan Anda harus siap beradaptasi. Teruslah belajar agar menjadi bagian dari generasi emas Indonesia 2045,” pesannya.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat atas kelulusan para wisudawan serta penghargaan kepada UT Makassar atas kontribusinya dalam pembangunan SDM di Kota Makassar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Sherine Grace
Berita Terbaru