Dittipidkor Bareskrim Sambangi Kantor Gubernur, Ada Korupsi Apa di Sulsel?

Ilustrasi korupsi (Dok. Hukumonline)

Melakukan penguatan kerja sama, dan tukar menukar informasi, terkait dukungan kepolisian terhadap Pemprov Sulsel.

Wakil Direktur Direktorat Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal (Wadir Dittipidkor Bareskrim) Mabes Polri, Komisaris Besar Arief Adiharsa, Senin (16/1) menyambangi kantor Gubernur Sulawesi Selatan.

Di Baruga Lounge kantor Gubernur Sulsel, Arief bertemu Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Aslam Patonangi.

Menurutnya, kedatangan ke Sulsel hanya untuk melakukan penguatan kerja sama, dan tukar menukar informasi, terkait dukungan kepolisian terhadap Pemprov Sulsel.

Baca Juga : Sulsel Jadi Daerah Pertama Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Makassar Dorong Data Investasi

Sayangnya, saat ditanya apakah ada kaitannya dengan pemberantasan korupsi di Sulsel? Arief menjawab tidak. "Ini lebih pada mendukung pembangunan Sulsel, dan semua hal, termasuk melakukan upaya pencegahan korupsi," singkatnya.

Padahal sebelumnya, ada informasi, jika kepolisian, sedang mengusut dugaan korupsi pembongkaran Stadion Mattoanging Makassar, yang diduga melawan hukum dan mengakibatkan kerugian negara. Kontrak awalnya Rp4 miliar, turun jadi Rp1 miliar.

Sementara itu, Pj Sekda Sulsel Andi Aslam Patonangi pun mengatakan hal yang sama. Menurutnya, pertemuan itu hanya silahturahmi dan juga dalam rangka memperkuat koordinasi bersama.

Baca Juga : 112 Resmi Diluncurkan di Luwu Timur, Bantuan Darurat Kini Cukup Satu Nomor

"Karena dalam paradigma pengelolaan pemerintahan ada yang namanya pencegahan," seru Aslam di halaman Kantor Gubernur Sulsel.

"Tidak ada pembahasan yang dikhususkan, hanya mengingatkan agar dalam pengelolaan jangan sampai kemudian, terjadi kesalahan," pungkas Aslam. 

Terpisah, Wakil Ketua ACC Sulawesi, Anggareksa menilai, kemunculan Dittipidkor itu, diduga berkaitan dengan supervisi terhadap Polda Sulsel yang lamban menangani kasus dugaan korupsi Stadion Mattoanging.

Baca Juga : Luwu Timur Rayakan HUT ke-23, Bupati Irwan Ajak Semua Elemen Bersatu Bangun Daerah

"Analisa saya, kemungkinan Bareskrim ini melakukan supervisi terhadap Polda Sulsel yang saat ini menangani kasus korupsi pada stadion Mattoangin," ujar Angga.

Ada kemungkinan kasus dugaan korupsi pada proyek Stadion Mattoangin ini diambil alih oleh Dittipidkor Bareskrim Polri.

"Biasanya ketika Dittipidkor Bareskrim Polri turun langsung ke daerah, hanya ada dua kemungkinan, kalau bukan kasus baru berarti ingin ambil alih kasus yang belum dituntaskan oleh Polda setempat," pungkas Angga. (**)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terbaru