Wali Kota Makassar Hadiri Muscab IMM XXXIV, Dorong Kolaborasi Strategis Pemuda dan Pemerintah

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menghadiri pembukaan Musyawarah Cabang (Muscab) XXXIV Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Makassar Periode 2024–2025, di Ruang Sipakatau, Balai Kota Makassar, Jumat (17/10/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Muscab IMM Makassar dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, 17–19 Oktober 2025.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri pembukaan Musyawarah Cabang (Muscab) XXXIV Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Makassar Periode 2024–2025, yang digelar di Ruang Sipakatau, Balai Kota Makassar, Jumat (17/10/2025).

Kehadiran Munafri di tengah padatnya agenda disambut hangat oleh para kader IMM se-Kota Makassar, jajaran pengurus, serta sejumlah tokoh penting, termasuk Staf Ahli Pemkot Makassar Ahmad Nansum dan Ketua BPKRI Kota Makassar, Anca, yang juga merupakan tokoh senior Muhammadiyah.

“Di tengah-tengah kesibukan saya, memang saya minta untuk hadir di acara ini,” ujar Munafri.

Baca Juga : Munafri Genjot Urban Farming dari Lorong ke Kota, Targetkan Makassar Mandiri Pangan

Dalam sambutannya, Munafri menyampaikan apresiasi terhadap IMM sebagai organisasi mahasiswa yang konsisten melahirkan kader-kader berkualitas dalam dunia pergerakan dan pengabdian masyarakat. Ia juga mendorong IMM untuk terus menjadi mitra strategis Pemerintah Kota dalam pembangunan.

“Saya sangat konsen melibatkan anak-anak muda dalam proses pembangunan Kota Makassar. Pikiran segar dan kritis dari IMM akan memberi nuansa baru. Asal diarahkan positif, kritik itu jadi energi kolaborasi,” tegasnya.

Munafri menekankan bahwa pembangunan kota membutuhkan partisipasi aktif masyarakat, khususnya generasi muda. IMM dinilai memiliki potensi besar karena kader-kadernya cerdas secara intelektual dan terlatih dalam kegiatan sosial, advokasi, serta pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga : Krisis Air Utara Makassar: Direksi Baru PDAM Tancap Gas, Distribusi Dikebut Jelang Kemarau

Ia juga mengapresiasi tema Muscab IMM kali ini, yakni “Mencerahkan Kota Makassar”, yang menurutnya bukan sekadar slogan, melainkan sudah tercermin dalam berbagai program konkret seperti kegiatan kemanusiaan, pengembangan daerah binaan, hingga pembinaan masyarakat.

“Saya berharap Muscab ini menghasilkan kepengurusan baru yang melanjutkan tradisi baik serta menghadirkan terobosan-terobosan segar,” lanjut Munafri.

Ia mengajak IMM dan organisasi kepemudaan lain membangun hubungan dengan prinsip “win-win solution”, di mana pemerintah memberikan ruang kebijakan, sementara organisasi hadir dengan ide-ide kritis untuk memperkaya implementasi pembangunan.

Baca Juga : Makassar Siap Jadi Panggung Nasional, Pembukaan MTQ KORPRI 2026 Ditarget Spektakuler di Karebosi

“Kita ingin program organisasi dan pemerintah saling menopang demi kebaikan masyarakat,” katanya.

Menutup sambutannya, Munafri menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin antara IMM dan Pemkot Makassar, serta berharap Muscab berjalan lancar dan berdampak positif bagi kota.

Sementara itu, Ketua IMM Kota Makassar, Nasaruddin, menyebut Muscab ke-34 ini sebagai forum strategis untuk regenerasi pengurus dan peneguhan arah gerakan mahasiswa Muhammadiyah di Makassar.

Baca Juga : Sinergi Pemkot Makassar–ATR/BPN–KPK, Munafri Dorong Reformasi Pertanahan Bersih dan Transparan

“Ini adalah agenda regenerasi pengurus. Muscab akan dilanjutkan di Pusdamwil Muhammadiyah Sulsel dan berlangsung hingga Ahad,” jelasnya.

Muscab dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, 17–19 Oktober 2025, dengan agenda utama berupa pemilihan kepemimpinan baru, perumusan gagasan, dan penyusunan program kerja yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Sherine Grace
Berita Terbaru