Syariah First, UMKM Kuat: Komitmen Bank Sulselbar di Akad Massal KUR 2025

Pemerintah bersama lembaga keuangan dan pemangku kepentingan lintas sektor menggelar Akad Massal Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2025,dipusatkan di Monumen Mandala, Makassar, Selasa (21/10/2025). @Jejakfakta/dok. Istimewa

Mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif melalui pembiayaan berbasis nilai syariah.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Pemerintah bersama lembaga keuangan dan pemangku kepentingan lintas sektor menggelar Akad Massal Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2025 secara serentak di 38 provinsi di Indonesia. Kegiatan nasional ini melibatkan 800.000 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai penerima manfaat program.

Untuk wilayah Sulawesi Selatan, pelaksanaan kegiatan dipusatkan di Monumen Mandala, Makassar, Selasa (21/10/2025) dihadiri oleh 1.000 pelaku UMKM penerima KUR dan Kredit Program Pemerintah (KPP). Acara ini digelar oleh Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulawesi Selatan sebagai host, dengan Bank Sulselbar sebagai co-host, serta dukungan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

Selain Bank Sulselbar, kegiatan ini juga diikuti oleh lembaga penyalur KUR lainnya seperti BRI, BNI, BSI, BTN, Bank Mandiri, dan Pegadaian, yang bersama-sama memperluas akses pembiayaan produktif bagi masyarakat.

Baca Juga : Sinergi Pemkot Makassar–ATR/BPN–KPK, Munafri Dorong Reformasi Pertanahan Bersih dan Transparan

Langkah Strategis Menuju “Syariah First”

Dalam kesempatan tersebut, Bank Sulselbar menegaskan komitmennya mendukung program pemerintah melalui penyaluran KUR dan KUR Syariah sebagai bagian dari strategi “Syariah First” — pendekatan yang menempatkan produk dan prinsip keuangan syariah sebagai garda terdepan layanan perbankan daerah.

Direktur Pemasaran & Syariah Bank Sulselbar, Dirhamsyah Kadir, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran perbankan daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkeadilan.

Baca Juga : Optimalisasi Aset Tanah, Gowa Bidik Lonjakan PAD dan Kepastian Investasi

“Bank Sulselbar berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyalurkan pembiayaan produktif berbasis syariah maupun konvensional. Melalui program KUR dan KUR Syariah, kami ingin membuka akses seluas-luasnya bagi pelaku UMKM untuk naik kelas, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat kemandirian ekonomi daerah,” ujar Dirhamsyah Kadir.

Ia menambahkan, pendekatan Syariah First merupakan bagian dari transformasi Bank Sulselbar menuju perbankan daerah yang modern, berkelanjutan, dan berlandaskan nilai keadilan ekonomi Islam.

Dukungan Nyata bagi UMKM dan Ekonomi Daerah

Baca Juga : Kartini 2026, Bank Sulselbar Cetak UMKM Tangguh Lewat Bootcamp Perempuan Berdaya

Kegiatan Akad Massal KUR ini turut diwarnai dengan penandatanganan akad kredit secara simbolis antara perbankan dan pelaku UMKM penerima fasilitas KUR, sebagai bentuk komitmen nyata memperluas akses pembiayaan rakyat.

Melalui kegiatan ini, pemerintah dan lembaga keuangan berharap dapat:

  • Mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor UMKM,
  • Mendorong penciptaan lapangan kerja baru,
  • Meningkatkan inklusi dan literasi keuangan di seluruh pelosok Indonesia, serta
  • Memperkuat kolaborasi antara sektor perbankan, pemerintah, dan pelaku usaha.

Komitmen Berkelanjutan Bank Sulselbar

Baca Juga : HUT ke-27 Luwu Utara, Bupati Irwan Dorong Sinergi Antarwilayah untuk Percepat Kemajuan Luwu Raya

Sebagai bank kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan dan Barat, Bank Sulselbar terus memperkuat perannya dalam menyalurkan pembiayaan produktif yang inklusif, berkeadilan, dan sesuai prinsip syariah.

“Syariah bukan sekadar alternatif, tetapi menjadi arus utama dalam membangun ekonomi yang beretika dan berkeadilan. Itulah semangat Syariah First yang kami bawa dalam setiap langkah Bank Sulselbar,” tutup Dirhamsyah Kadir.

Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan nasional ini, Bank Sulselbar menegaskan dedikasinya untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, khususnya pelaku UMKM sebagai motor penggerak ekonomi daerah dan pilar utama pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Selatan dan sekitarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Sherine Grace
Berita Terbaru