Tawuran Antar Warga Kembali Pecah di Tallo Makassar, Polisi Berhasil Redam Ketegangan

Ilustrasi. Tawuran warga Makassar.

Perseteruan antarkelompok warga kawasan Tallo sudah terjadi sejak 1989.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Aksi tawuran kembali terjadi di wilayah Kecamatan Tallo, Kota Makassar, pada Minggu (26/10/2025) sekitar pukul 12.00 WITA. Beruntung, tidak ada korban yang dilaporkan dalam peristiwa tersebut. Aparat kepolisian yang berjaga di sekitar lokasi berhasil meredam situasi.

Kapolsek Tallo, Kompol H. Syamsuardi, membenarkan adanya insiden bentrokan antarkelompok warga tersebut. “Ada tadi baku lempar antara warga Layang dan Lembo, di sekitar kanal yang membatasi kedua wilayah. Tapi sudah aman karena ada anggota di lokasi,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Minggu siang.

Menurut Syamsuardi, kawasan tersebut memang kerap menjadi lokasi bentrokan. Aksi tawuran biasanya terjadi menjelang waktu salat, saat situasi dianggap sepi dari petugas.

Baca Juga : Teror Busur Panah Dini Hari di Tamalate, Pemuda 19 Tahun Ditangkap Polisi

“Selalu menjelang salat. Kalau sudah sepi anggota pergi salat, yah baku lempar lagi,” tambahnya.

Beberapa waktu sebelumnya, seorang bocah berusia sembilan tahun menjadi korban kekerasan di kawasan yang sama. Anak tersebut terkena anak panah jenis busur di bagian betis kanan dan harus menjalani perawatan medis.

Insiden itu terjadi pada Jumat (17/10/2025) sekitar pukul 22.00 WITA di sekitar rumah korban, yang merupakan warga Lembo, Kecamatan Tallo. Kejadian ini sempat memicu ketegangan antara warga Lembo dan Layang. Namun, aparat kepolisian segera tiba di lokasi dan berhasil mencegah bentrokan lebih luas.

Baca Juga : Munafri Tinjau Lokasi Kebakaran di Tallo, Serahkan Bantuan & Pastikan Pemkot Bangun Ulang Rumah

“(Korban) sudah dibawa ke rumah sakit,” ujar Kompol Syamsuardi saat dikonfirmasi, Sabtu (18/10/2025).

Menurutnya, pelaku pembusuran diduga dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) yang langsung melarikan diri usai melancarkan aksinya. Pihak kepolisian saat ini masih menyelidiki kasus tersebut, termasuk memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi.

“Masih dalam penyelidikan,” jelasnya.

Baca Juga : Tawuran di Utara Kota Telan Korban, Munafri Gerak Cepat Koordinasi TNI–Polri

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, sebelumnya mengungkapkan bahwa konflik di kawasan Tallo bukan hal baru. Perseteruan antarkelompok warga disebut sudah terjadi sejak 1989.

“Permasalahan antarwarga sudah mulai dari tahun 1989. Api dalam sekam yang sewaktu-waktu bisa membara,” ujar Arya, dikutip dari Tribun Makassar (23/9/2025).

Konflik tersebut bahkan sempat menyebabkan beberapa rumah terbakar serta menimbulkan korban luka, baik akibat busur maupun senjata tajam lainnya.

Baca Juga : Pemkot Makassar Fokus Perkuat Stabilitas Keamanan di Wilayah Utara Kota

Kompol Syamsuardi mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan tetap menjaga keamanan lingkungan.

“Himbauan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan dan menjaga anaknya jangan sampai tengah malam ngumpul-ngumpul. Suruh pulang,” tegasnya.

Meski berbagai upaya mediasi sudah dilakukan oleh pihak kepolisian dan tokoh masyarakat, tawuran di wilayah Tallo hingga kini belum sepenuhnya berhenti. Aparat masih terus melakukan patroli rutin dan pengawasan di titik-titik rawan konflik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Samsir
Berita Terbaru