Pemdes Bulu Cindea dan Telkomsel Tanam 1.000 Bibit Mangrove untuk Jaga Ekosistem Pesisir

Penanaman 1.000 bibit mangrove di pesisir Biringkasi, Desa Bulu Cindea, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Kamis (6/11/2025). @jejakfaktacom/Humas Pemda Pangkep

Dalam pelaksanaannya, Telkomsel dan AKADS turut melibatkan komunitas lokal dan relawan lingkungan untuk menumbuhkan semangat gotong royong.

Jejakfakta.com - PANGKEP - Pemerintah Desa Bulu Cindea bersama Telkomsel menggelar kegiatan penanaman 1.000 bibit mangrove di pesisir Biringkasi, Desa Bulu Cindea, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Kamis (6/11/2025). Kegiatan bertema “Jaga Bumi” ini merupakan bagian dari inisiatif corporate social responsibility (CSR) Telkomsel untuk mendukung pelestarian lingkungan dan mengurangi dampak perubahan iklim.

Program penanaman mangrove ini dilakukan melalui kolaborasi dengan Agapindo Kasih Abadi (AKADS), mitra Sales Business Partner Telkomsel di klaster Barru–Maros–Pangkep. Selain bertujuan mencegah abrasi, kegiatan ini juga berkontribusi pada pengurangan emisi karbon, mengingat mangrove memiliki kemampuan menyerap karbon lima kali lebih besar dibandingkan hutan tropis biasa.

Kepala Desa Bulu Cindea, Made Ali, menyambut positif inisiatif ini dan berkomitmen untuk menjaga kelestarian bibit yang telah ditanam.

Baca Juga : Pangkep Urutan Keenam di MTQ ke-34 Sulsel, Loloskan Empat Wakil ke MTQ Nasional

“Penanaman mangrove ini bagian dari pelestarian lingkungan dan menjaga agar tidak terjadi abrasi, serta untuk kelangsungan perkembangbiakan biota laut di kawasan pesisir. Semoga kegiatan ini berkelanjutan, dan kami akan menjaga mangrove yang telah ditanam Telkomsel,” ujarnya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pangkep, Muhammad Anir, yang turut memberikan apresiasi atas kepedulian Telkomsel terhadap lingkungan.

Dwi Payana, Supervisor Territory Mobile Customer Business Barru–Maros, menegaskan komitmen Telkomsel dalam menjaga bumi.

Baca Juga : 9 Peserta Kafilah Pangkep Lolos Final MTQ ke-34 Sulsel, Tilawah Remaja Andalkan Ma'rifah dan Ahyar

“Kita menanam 1.000 bibit mangrove. Harapannya, akan bermanfaat bagi anak cucu kita kelak,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Telkomsel dan AKADS turut melibatkan komunitas lokal dan relawan lingkungan untuk menumbuhkan semangat gotong royong. Penanaman dilakukan secara bertahap dengan pendampingan teknis dari pihak berkompeten, guna memastikan bibit mangrove tumbuh optimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi ekosistem pesisir serta masyarakat setempat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Sherine Grace
Berita Terbaru