Bapenda Makassar Siap Perluas Digitalisasi Pajak, Targetkan Semua OPD Terhubung Tahun Depan

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, Andi Asminullah, saat menghadiri High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Makassar Anggaran 2025, di Hotel Novotel Grand Shayla Makassar, Senin (17/11/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Andi Asminullah menekankan bahwa Bapenda berkomitmen memperluas digitalisasi ke seluruh jenis pajak daerah dan mengintegrasikan berbagai sistem agar pembayaran bisa dilakukan dalam satu ekosistem digital.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, Andi Asminullah, memastikan digitalisasi layanan pajak di lingkup Bapenda berjalan efektif dan siap menjadi model bagi percepatan transformasi digital seluruh OPD Pemkot Makassar.

Di tengah dorongan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, untuk mempercepat digitalisasi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), Andi Asminullah menegaskan bahwa Bapenda telah melangkah lebih maju dengan sistem pembayaran pajak online melalui aplikasi PAKINTA.

“Kami sudah jalan, pembayaran pajak sekarang bisa dilakukan online melalui aplikasi PAKINTA. Setiap tahun peningkatannya cukup signifikan, terakhir meningkat sekitar 400 persen penggunaan aplikasi online,” ujar Asminullah.

Baca Juga : Trotoar Jalan Tinumbu Ditata Ulang, Hak Pejalan Kaki Kembali dan Drainase Optimal

Digitalisasi ini tidak hanya mempermudah pembayaran, tetapi juga meningkatkan akurasi data dan transparansi keuangan. Andi Asminullah menekankan bahwa Bapenda berkomitmen memperluas digitalisasi ke seluruh jenis pajak daerah dan mengintegrasikan berbagai sistem agar pembayaran bisa dilakukan dalam satu ekosistem digital.

“Kami akan tingkatkan ke seluruh jenis pajak. Aplikasi yang kita siapkan akan lebih terpadu dan terkoneksi dengan tim IT serta perbankan, sehingga sistem lebih efisien dan memudahkan wajib pajak,” jelasnya.

Langkah Bapenda sejalan dengan arahan Wali Kota yang membentuk Tim Percepatan Digitalisasi Pemkot Makassar, untuk memastikan seluruh OPD beralih dari sistem manual ke digital pada tahun 2026. Appi menekankan bahwa digitalisasi bukan sekadar soal aplikasi, tapi juga efisiensi kerja, akuntabilitas, dan transparansi.

Baca Juga : Anak Panti Asuhan di Makassar Segera Miliki Wali Sah, Pemkot dan Pengadilan Agama Gelar Sidang Terpadu

Menurut Asminullah, tahun depan semua aplikasi Bapenda akan tersambung dengan sistem Lontara+, sehingga masyarakat dapat membayar pajak melalui kedua platform. “Semua fitur akan kita buka agar digitalisasi semakin menyeluruh,” imbuhnya.

Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Makassar, tetapi juga mempermudah pelayanan bagi wajib pajak serta mengurangi risiko kesalahan dan manipulasi data.

Digitalisasi di Bapenda menunjukkan bahwa transformasi digital bukan sekadar jargon, melainkan solusi nyata untuk pemerintahan yang lebih transparan, efisien, dan modern. Dengan kesiapan Bapenda, target Wali Kota untuk seluruh OPD terkoneksi digital pada tahun 2026 semakin realistis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Samsir
Berita Terbaru