Di Biringkanaya, Wali Kota Munafri Tekankan Pemilihan RT/RW Berjalan Jujur dan Transparan

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat kunjungan pemantauan di Kantor Kecamatan Biringkanaya yang berlangsung Minggu malam (30/11/2025) pukul 20.15 WITA. @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Munafri instruksikan pengawasan ketat di semua wilayah.

Jejakfakta.com, MAKASSAR – Menjelang perhelatan Pemilihan RT/RW Serentak pada 3 Desember mendatang di Kota Makassar, Wali Kota Munafri Arifuddin turun langsung ke lapangan untuk memastikan seluruh wilayah dalam kondisi aman, tertib, dan siap menyambut pesta demokrasi di tingkat akar rumput.

Dalam kunjungan pemantauan yang berlangsung Minggu malam (30/11/2025) pukul 20.15 WITA, Appi—sapaan akrab Wali Kota—menegaskan pentingnya soliditas antara warga, jajaran kecamatan, serta pemerintahan kelurahan.

Kunjungan dimulai dari Kantor Kecamatan Biringkanaya. Appi disambut oleh Camat Biringkanaya, Juliaman, bersama para lurah se-Kecamatan Biringkanaya.

Baca Juga : Jelang Kedatangan 32 Duta Besar, Wali Kota Ajak APINDO Jadi Motor Gerakan Lingkungan di Makassar

Turut mendampingi Wali Kota dalam rangkaian pemantauan tersebut Sekda Makassar, Tim Ahli Pemkot Hudli Huduri, Kepala Kesbangpol, Kasatpol PP, Kepala BKPSDMD, serta jajaran asisten dan staf ahli Pemkot.

Pada kesempatan ini, Munafri mengingatkan bahwa suasana adem dan harmonis harus dijaga bersama agar tidak ada riak-riak kecil atau persoalan sepele yang dapat memicu ketegangan menjelang hari pemilihan.

“Yang terpenting dalam pemilihan RT/RW serentak di Kota Makassar, kejujuran dan transparansi harus menjadi fondasi utama dalam setiap tahapan demokrasi di tingkat paling bawah,” tegas Munafri.

Baca Juga : Uni Eropa Kepincut Makassar, Munafri Dorong Kota Daeng Jadi Magnet Investasi Indonesia Timur

Ia mengatakan dinamika dan perbedaan pendapat merupakan hal wajar dalam proses pemilihan. Namun yang terpenting adalah memastikan lebih banyak warga merasa puas daripada yang berselisih.

Dia menekankan bahwa kepercayaan masyarakat hanya dapat terbangun apabila pemilihan dijalankan dengan sejujur-jujurnya dan seadil-adilnya, berlandaskan aturan, petunjuk teknis, dan perwali yang telah disiapkan.

“Kalau lebih banyak yang ribut daripada yang senang, berarti sistemnya tidak dijalankan dengan baik. Ada kesalahan dalam prosedurnya. Jadi, jaga transparansi dan tegakkan aturan sesuai mekanisme,” jelasnya.

Baca Juga : Sulsel Jadi Daerah Pertama Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Makassar Dorong Data Investasi

Dalam tiga hari menuju pemilihan, Munafri menginstruksikan agar kantor-kantor kelurahan membuka layanan 24 jam dengan sistem kerja shift.

Hal ini untuk memastikan warga dapat proaktif memperbaiki atau memastikan namanya terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“Seluruh petugas harus memiliki integritas tinggi. Jalankan tugas dengan baik,” imbuh Appi.

Baca Juga : Wali Kota Munafri Soft Launching Pete-pete Laut 12 Juni, Perkuat Akses Warga Kepulauan

Munafri juga memberi peringatan keras kepada perangkat kecamatan dan kelurahan agar tidak menjadi sumber provokasi bagi masyarakat. Semua petugas wajib satu suara memegang aturan dan juknis pemilihan.

Ia menegaskan bahwa siapa pun yang terpilih sebagai ketua RT maupun RW adalah bagian dari sistem kerja pemerintah kota. Karena itu, mereka harus sejalan dengan arah pembangunan dan kebijakan pemerintah.

“Kita mau pemilihan berjalan baik. Kalau ada RT/RW terpilih yang tidak mau ikut membangun dengan baik, untuk apa ada di situ,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Samsir
Berita Terbaru