UPK Kulit, Kelamin dan Kosmetik Sulsel Buka Layanan Deteksi Dini Kanker Kulit Gratis

Ilustrasi pemeriksaan deteksi dini kanker kulit. (Dok. Humas Prov Sulsel)

Deteksi dini diperlukan, karena banyak orang tidak mengetahui jika benjolan atau tahi lalat yang berada di bagian tubuhnya bisa jadi adalah kanker atau tumor ganas.

Unit Pelayanan Kesehatan Kulit, Kelamin dan Kosmetik (UPK) 4 Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan menggelar pemeriksaan gratis untuk mendeteksi dini risiko kanker kulit, Kantor UPK4 Dinkes Sulsel di Jalan Veteran Utara Makassar.

Layanan tersebut dibuka sejak 16 Januari hingga 13 Februari 2023. “Layanan ini gratis, masyarakat silahkan datang sesuai jadwal yang ada. Untuk memeriksakan kulitnya, selanjutnya diidentifikasi apakah ada potensi bahaya kanker atau tumor untuk selanjutnya jika ditemukan ditindaki secara medis,” sebut Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.

Dalam keterangan tertulisnya, Sudirman mengatakan, kegiatan sosial pemeriksaan gratis selama satu bulan sebagai upaya deteksi kanker kulit. Sehingga orang yang mengalaminya bisa segera mendapatkan tindakan medis.

Baca Juga : Ketua PORDI Sulsel Buka Turnamen Domino Wali Kota Cup Palopo 2026, Ribuan Peserta Ramaikan

Kegiatan itu sebagai upaya menurunkan angka pasien kanker kulit. Berdasarkan data dari UPK4 Dinas Kesehatan Sulsel, catatan jumlah kunjungan pasien 22.000 pasien setiap tahun atau rata-rata 2.000 setiap bulan.

Deteksi dini diperlukan, karena banyak orang tidak mengetahui jika benjolan atau tahi lalat yang berada di bagian tubuhnya bisa jadi adalah kanker atau tumor ganas.

Sehingga perlu diidentifikasi lebih dini untuk dilakukan pencegahan dengan peralatan medis.

Baca Juga : Pelantikan Pengurus PORDI Sulsel, IAS Canangkan Liga Domino Lima Seri Tiap Tahun

Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Rosmini Pandin, menyebutkan program ini untuk lebih memperkenalkan ke masyarakat terkait layanan yang terdapat di UPK4 Dinkes Sulsel.

Salah satu dokter spesialis di UPK4 Dinkes Sulsel, Thomas Utomo pun mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kanker kulit.

Salah satunya dengan mengenali tanda tahi lalat yang bisa ganas dan berubah jadi kanker kulit. Untuk itu perlu pemeriksaan lebih cepat.

Baca Juga : Ilham Arief Sirajuddin Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua PORDI Sulsel 2026–2030

Ada lima hal yang perlu diperhatikan dengan aturan ABCDE untuk menilai tahi lalat. Pertama, yaitu Asymmetry jika bentuknya simetris berarti baik dan sebaliknya. Border, jika tepinya berbatas tegas, bagus dan rata berarti baik. Color, warna dari tahi lalat, jika banyak warna maka patut dicurigai.

Berikutnya, diameter atau ukurannya jika lebih besar dari penghapus yang ada pada pensil (0,6 cm) bukan tanda yang baik. Sedangkan Elevation/enlargement atau evolusi perubahan bentuk yang sangat cepat maka patut dicurigai.

“Jadi itu yang perlu diketahui oleh masyarakat umum pada lima tanda tadi. Diataranya kelihatan tambah besar dalam waktu cepat, warna berubah dan terdapat berbagai warna bukan cuma hitam. Maka silahkan periksakan ke dokter,” tandas Thomas. (**)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terbaru