Bupati Yusran Salurkan Bantuan dan Resmikan Mobil Wisata Mangrove di Desa Bulucindea
Serah terima bantuan ini menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendorong kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat melalui pemberian alat produksi dan pengembangan potensi wisata lokal.
Jejakfakta.com - PANGKEP - Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, menyerahkan sejumlah bantuan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat di Desa Bulucindea, Jumat (19/12/2025). Penyerahan bantuan ini juga diiringi dengan peresmian mobil wisata mangrove yang ditandai dengan pengguntingan pita.
Dalam kunjungannya yang didampingi Kepala Desa Bulucindea, Made Ali, Bupati Yusran menyerahkan bantuan berupa:
· 35 unit mesin pompa air
Baca Juga : Pemkab Pangkep dan PT Pos Indonesia KCU Makassar Teken MoU Kerja Sama Layanan Publik
· 32 unit tandon air 1200 liter
· Insentif untuk kader Posyandu
· Bantuan pangan lokal (beras dan minyak goreng)
Baca Juga : Peringati Hari Otonomi Daerah ke-30, Pemkab Pangkep Siap Dukung Program Strategis Nasional
Bupati mengungkapkan bahwa total bantuan Pemkab Pangkep ke Desa Bulucindea sepanjang tahun 2025 telah mencapai Rp3 miliar, yang mencakup pengecoran jalan, pembangunan pagar kuburan, dan bantuan pupuk.
"Kami berharap adanya bantuan ini memotivasi untuk bekerja. Pemerintah memberikan bantuan modal dalam bentuk peralatan. Sekarang waktunya untuk bekerja," ujar Bupati Yusran.
Ia juga menekankan pentingnya pemerataan dan ketepatan sasaran bantuan. "Kalau bisa, penerima bantuan berbagi juga kepada yang lain. Kalau sudah tahun ini, yang lain lagi. Bantuan diberikan secara bertahap," jelasnya.
Baca Juga : DPRD Pangkep Sampaikan Rekomendasi LKPJ Bupati 2025, MYL Tekankan Kolaborasi Pembangunan
Sementara itu, Kepala Desa Made Ali menjelaskan bahwa mobil wisata mangrove yang diresmikan merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Kendaraan tersebut akan dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas wisata di kawasan mangrove Bulucindea, dengan tujuan meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes).
Salah satu penerima bantuan, Awaluddin, yang merupakan petani, mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah. "Mesin pompa ini sangat bermanfaat bagi kami para petani untuk mengairi sawah, terutama di saat musim tanam di kemarau," katanya.
Serah terima bantuan ini menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendorong kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat melalui pemberian alat produksi dan pengembangan potensi wisata lokal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News