Camat Nuha Arief Fadillah: Kartu ATM Lansia Wujud Perhatian Pemerintah bagi Orang Tua
Program Kartu ATM Lansia dirancang untuk mempermudah para penerima dalam mengakses bantuan. Dana bantuan disalurkan langsung ke rekening masing-masing penerima setiap bulan.
Jejakfakta.com, LUWU TIMUR – Penyaluran Kartu ATM Lansia di Kabupaten Luwu Timur memasuki hari kedua dan mendapat sambutan antusias dari para orang tua penerima manfaat. Penyaluran dilakukan pada Rabu (17/12/2025) di tiga lokasi, yakni Aula Kantor Camat Nuha, Aula Kantor Camat Wasuponda, serta Aula Kantor Desa Parumpanai, Kecamatan Wasuponda.
Di Kecamatan Nuha, penyaluran dipusatkan di Aula Kantor Camat Nuha dengan melayani penerima manfaat dari Desa Nikkel, Desa Sorowako, Desa Nuha, dan Kelurahan Magani. Camat Nuha, Arief Fadillah Amier, hadir langsung untuk mendampingi para lansia sekaligus memastikan proses penyerahan berjalan tertib dan lancar.
Arief Fadillah menyampaikan bahwa program Kartu ATM Lansia merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan orang tua di usia senja. Ia menyebut bantuan tersebut sebagai rezeki yang diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para penerima.
“Ini adalah rezeki bagi orang tua kita. Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati menitipkan pesan agar bantuan ini digunakan untuk hal-hal yang positif, terutama untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Arief Fadillah.
Ia menambahkan, meskipun masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur baru berjalan sekitar delapan bulan, program bantuan lansia sudah dapat direalisasikan secara bertahap.
“Penyalurannya dilakukan bertahap sehingga belum semua menerima. Namun insya Allah seluruh orang tua kita di Luwu Timur akan mendapatkan bantuan ini,” ujarnya.
Baca Juga : Petani Laoli Tolak Santunan Lahan Proyek Nasional, Kirim Surat Keberatan ke Pemkab Luwu Timur
Sementara itu, penyaluran di Aula Kantor Camat Wasuponda melayani penerima manfaat dari Desa Balambano, Desa Ledu-Ledu, Desa Tabarano, dan Desa Wasuponda. Adapun Aula Kantor Desa Parumpanai menjadi lokasi penyaluran bagi warga Desa Kawata, Desa Parumpanai, dan Desa Matano.
Program Kartu ATM Lansia dirancang untuk mempermudah para penerima dalam mengakses bantuan. Dana bantuan disalurkan langsung ke rekening masing-masing penerima setiap bulan. Untuk periode November dan Desember, bantuan langsung ditransfer ke rekening tanpa melalui penyaluran tunai.
Melalui sistem tersebut, para lansia tidak lagi mengalami kesulitan dalam menerima bantuan. Mereka juga dapat menentukan sendiri apakah dana akan ditarik sesuai kebutuhan atau disimpan sebagai tabungan, karena Kartu ATM Lansia dipegang langsung oleh masing-masing penerima.
Baca Juga : Pencanangan Desa Cantik, Wabup Puspa: Data Harus Akurat dan Berdampak
Perwakilan Bank Sulselbar, Taufik, turut memberikan edukasi kepada para lansia terkait keamanan penggunaan kartu ATM. Ia menjelaskan bahwa PIN yang diterima bersifat acak dan dapat diubah di kantor Bank Sulselbar terdekat, seperti Bank Sulselbar Sorowako.
“PIN dan nomor kartu ATM jangan pernah dibagikan kepada siapa pun. Pihak bank tidak pernah meminta informasi tersebut,” tegas Taufik.
Penyerahan Kartu ATM Lansia berlangsung dalam suasana penuh keharuan. Para orang tua penerima manfaat tampak bahagia dan menyampaikan doa agar seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program ini senantiasa diberikan kesehatan dan umur panjang atas perhatian serta kepedulian yang diberikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News