Wali Kota Munafri Ikut Panen Ikan di Keramba Warga, Ketahanan Pangan Makassar Terus Diperkuat

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri panen perdana Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Mapan, hasil swadaya keramba masyarakat di Kelurahan Maccini Sombala, Danau Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate, Sabtu (20/12/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin berharap kawasan budidaya ini ke depan tidak hanya menjadi pusat produksi pangan, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata edukasi.

Jejakfakta.com, MAKASSAR – Ketahanan pangan bukan sekadar wacana, tetapi kerja nyata yang tumbuh dari masyarakat dan didukung penuh oleh Pemerintah Kota Makassar.

Komitmen tersebut kembali terlihat saat Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri panen perdana Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Mapan, hasil swadaya keramba masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan lokal.

Kegiatan panen yang berlangsung di Kelurahan Maccini Sombala, Danau Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate, Sabtu (20/12/2025), menjadi bukti bahwa kolaborasi antara kelompok pembudidaya, pemerintah kelurahan, serta dukungan lintas sektor mampu menghasilkan dampak nyata.

Baca Juga : Makassar Tembus Kategori Tertinggi EPPD, Munafri Sebut Penghargaan Kemendagri Buah Kolaborasi Besar

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memberikan apresiasi tinggi kepada Pokdakan Mapan yang berhasil memanfaatkan ruang yang selama ini kurang mendapat perhatian menjadi kawasan produktif melalui budidaya ikan.

“Saya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh kelompok pembudidaya di sini. Inilah ruang yang mungkin selama ini tidak terlirik, namun alhamdulillah bisa dimanfaatkan dengan baik dan menghasilkan,” ujarnya.

“Tentu ini menjadi salah satu cara kita memberi perhatian sekaligus memperoleh hasil yang lebih maksimal melalui kegiatan budidaya ikan seperti yang kita saksikan hari ini,” sambung Munafri.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Pimpin Apel Siaga di HKBN 2026, BPBD Luncurkan Program SALAMA untuk Edukasi Anak

Diketahui, sebanyak 25.000 ekor ikan berhasil dipanen setelah melalui proses pembibitan berkelanjutan selama kurang lebih tiga bulan dengan hasil yang menggembirakan.

Keberhasilan ini tidak lepas dari peran aktif kelompok pembudidaya yang konsisten, dukungan balai melalui bantuan pupuk, serta kepekaan pemerintah kelurahan dalam melihat potensi wilayah.

Di lokasi tersebut, pihak pembudidaya juga berkomitmen untuk terus hadir sebagai mitra strategis pemerintah, tidak hanya dalam produksi perikanan, tetapi juga dalam menggerakkan agenda pembangunan dan ketahanan pangan berbasis masyarakat.

Baca Juga : May Day 2026 di Makassar, Pemkot Siapkan Perayaan Buruh Aman dan Inklusif

Panen perdana ini menjadi awal harapan besar bahwa dari danau, dari kerja kolektif warga, ketahanan pangan Makassar dapat terus tumbuh secara mandiri dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, Munafri yang akrab disapa Appi menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak boleh berhenti sebatas seremonial. Yang terpenting adalah keberlanjutan dan konsistensi dalam menjaga serta mengembangkan program budidaya agar memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Ia berharap kegiatan ini tidak hanya berlangsung satu atau dua kali, kemudian berhenti. Yang paling penting adalah bagaimana kelanjutannya serta bagaimana pengelolaannya dilakukan secara berkesinambungan.

Baca Juga : Konjen Jepang Puji Munafri, Makassar Jadi Satu-satunya Wakil Sulsel Raih Kinerja Pemerintahan Terbaik Nasional

“Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Perikanan dan Pertanian akan terus memberikan dukungan kepada masyarakat,” tegasnya.

Munafri juga mendorong masyarakat untuk melihat peluang ekonomi lain setelah keberhasilan budidaya ikan. Menurutnya, ketahanan pangan harus dibangun secara terintegrasi agar menciptakan sirkulasi ekonomi yang sehat di tingkat lokal.

“Kalau sudah ada ikannya, kita harus melihat peluang lain. Jangan semua fokus pada ikan saja. Ada juga kebutuhan masyarakat seperti sayur-mayur dan lauk lainnya,” tuturnya.

Baca Juga : Makassar Gandeng Jepang, Kolaborasi Strategis Fokus Atasi Sampah hingga Pertukaran Pelajar

“Ini bisa dikombinasikan. Ada kelompok yang fokus pada ikan, ada yang menyiapkan sayur. Dari sinilah akan terbentuk sirkulasi ekonomi yang baik,” lanjutnya.

Menutup sambutannya, Munafri berpesan kepada pemerintah kelurahan dan kelompok pembudidaya agar terus menjaga dan mengelola program ini dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh seluruh masyarakat, khususnya warga Kelurahan Maccini Sombala.

Ia berharap kawasan budidaya ini ke depan tidak hanya menjadi pusat produksi pangan, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata edukasi, di mana pengunjung dapat menikmati ikan langsung dari lokasi budidaya.

“Ke depan, tempat ini bukan hanya untuk pembudidayaan, tetapi juga bisa menjadi lokasi menarik bagi wisatawan yang ingin datang dan menikmati hasil budidaya langsung dari sumbernya,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Munafri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tokoh masyarakat yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan pemilihan RT/RW di Kelurahan Maccini Sombala.

“Saya berharap RT dan RW yang terpilih adalah orang-orang yang mau bekerja, mau melayani, dan siap menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam menyukseskan pembangunan,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh warga, termasuk yang tidak terpilih, untuk kembali bersatu dan tidak saling mengkotak-kotakkan diri.

“Pemilihan sudah selesai. Jangan ada lagi sekat-sekat. Mari kita bersatu membangun Kota Makassar, membantu sesama, dan bekerja bersama demi kepentingan masyarakat,” pungkas Munafri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Samsir
Berita Terbaru