Kerja Nyata Munafri–Aliyah Sepanjang 2025: 105 Ruas Jalan Diaspal, 116 Drainase Dibangun

Kepala Dinas PU Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir. @Jejakfakta/dok. Istimewa

Fokus utama diarahkan pada pembenahan infrastruktur dasar yang berdampak langsung terhadap aktivitas dan keselamatan masyarakat.

Jejakfakta.com, MAKASSAR – Di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham (MULIA), arah pembangunan infrastruktur Kota Makassar tidak lagi berorientasi pada program simbolik semata, melainkan difokuskan pada pembenahan menyeluruh dari level paling dasar.

Di tengah dinamika pembangunan perkotaan yang semakin kompleks, Pemerintah Kota Makassar mencatat capaian penting melalui berbagai program infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Sepanjang tahun 2025, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar tampil sebagai salah satu motor penggerak utama dalam menjawab persoalan klasik perkotaan, mulai dari kondisi jalan lingkungan, konektivitas wilayah, hingga sistem drainase yang selama ini menjadi keluhan warga.

Baca Juga : HUT ke-419 Makassar: Bedah 419 Rumah, Nikah Massal Gratis hingga Layanan Kesehatan

Pada sektor jalan, tercatat sebanyak 105 ruas jalan berhasil diperbaiki melalui pekerjaan pengaspalan. Perbaikan tersebut menyasar jalan lingkungan hingga jalan penghubung antarwilayah yang selama bertahun-tahun mengalami kerusakan dan menghambat mobilitas masyarakat.

Selain pengaspalan, peningkatan kualitas jalan juga dilakukan melalui pemasangan paving block. Sebanyak 135 ruas jalan direalisasikan melalui skema belanja modal, sementara 126 ruas lainnya ditangani melalui program pemeliharaan oleh satuan tugas (satgas).

Pada sektor drainase, yang kerap menjadi penyebab banjir dan genangan air saat musim hujan, Dinas PU juga mencatat capaian signifikan. Sepanjang 2025, dilakukan pembangunan drainase di 32 ruas, serta rehabilitasi drainase di 84 ruas lainnya.

Baca Juga : Tax Gathering DJP Sulselbartra, Appi Tekankan Kolaborasi Pajak untuk Percepat Pembangunan di Makassar

Kepala Dinas PU Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja terukur dan berkesinambungan di bawah arahan Wali Kota Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham.

“Sepanjang tahun 2025, kami mencatat penyelesaian pekerjaan infrastruktur di ratusan ruas, baik melalui skema belanja modal maupun pemeliharaan oleh satuan tugas,” ujar Zuhaelsi, Jumat (2/1/2026).

Fokus utama diarahkan pada pembenahan infrastruktur dasar yang berdampak langsung terhadap aktivitas dan keselamatan masyarakat. Filosofi pembangunan yang diusung adalah menyelesaikan masalah secara bertahap, konsisten, terukur, dan berdampak nyata. Hasilnya kini mulai dirasakan masyarakat.

Baca Juga : Dampingi Pelepasan Kontingen KONI Makassar, Kadispora Syamsul Bahri Dukung Target 200 Emas PORPROV 2026

Kerja senyap namun nyata sepanjang 2025 terlihat dari penyelesaian perbaikan dan peningkatan infrastruktur di ratusan titik yang tersebar di berbagai kecamatan. Pekerjaan ini menjadi krusial dalam meningkatkan daya tampung dan kelancaran aliran air, khususnya di kawasan padat penduduk dan titik rawan banjir.

Sebagai leading sector, Dinas PU juga melakukan penanganan teknis berupa pembuatan tali-tali air, yakni saluran pembuang dari badan jalan menuju drainase utama. Meski sering luput dari perhatian, langkah ini berperan strategis dalam mencegah kerusakan jalan akibat genangan air serta memperpanjang usia infrastruktur jalan.

Capaian ini menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur Kota Makassar di era kepemimpinan Munafri–Aliyah berjalan dengan pendekatan yang lebih substantif dan berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat.

Baca Juga : Munafri-Aliyah Buktikan Komitmen Lindungi Pekerja Rentan, Makassar Berjasa Raih Penghargaan Nasional

Lebih lanjut, Zuhaelsi menjelaskan bahwa pada sektor jalan, Dinas PU Makassar menyelesaikan 105 ruas jalan aspal melalui belanja modal, serta 67 ruas jalan aspal melalui program pemeliharaan satgas.

Sementara pada pekerjaan paving block, tercatat 135 ruas melalui belanja modal dan 126 ruas melalui pemeliharaan satgas, yang menyasar jalan lingkungan permukiman hingga ruas strategis penunjang mobilitas dan aktivitas ekonomi warga.

Pada sektor drainase, pembangunan drainase baru dilakukan di 32 ruas, serta rehabilitasi di 84 ruas lainnya. Penanganan ini difokuskan pada kawasan rawan genangan dan wilayah dengan kepadatan lalu lintas tinggi.

Baca Juga : Munafri-Aliyah Kompak di KMI 2026, Buka Jalan Musisi Makassar ke Panggung Dunia

Selain itu, pembuatan tali-tali air dilakukan di sejumlah ruas strategis, antara lain Jalan Ahmad Yani (depan Kantor Wali Kota Makassar), Jalan Jenderal Sudirman (depan Bank BNI dan Bank Indonesia), kawasan Menara Bosowa, Jalan Metro Tanjung Bunga (depan Hotel The Rinra dan Anjungan Pantai Losari), Jalan Andi Djemma, Jalan Riburane (depan RRI), serta Jalan Monginsidi.

Penanganan genangan juga dilakukan melalui pembangunan dan pembenahan saluran drainase di Jalan Andi Tonro (depan Pemakaman Andi Tonro), pembangunan saluran alam di Jalan Poros Sudiang (Asrama Haji), kawasan belakang BTN Tirasa dan Kompleks Green Residence Sudiang, hingga pembangunan saluran hilir menuju Sungai Balang Tonjong yang selama ini menyebabkan genangan di Jalan Poros Paccerakkang.

Di sisi lain, Dinas PU Kota Makassar juga aktif merespons aduan masyarakat. Sepanjang tahun 2025, tercatat 408 laporan warga diterima, dengan 292 laporan berhasil ditindaklanjuti. Dari jumlah tersebut, 137 laporan berupa pengerukan drainase dan 155 laporan terkait perbaikan jalan aspal maupun paving.

“Laporan warga menjadi salah satu rujukan utama dalam menentukan skala prioritas penanganan, terutama persoalan genangan dan kerusakan jalan lingkungan,” terang Zuhaelsi.

Dengan capaian sepanjang 2025 tersebut, Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas PU tidak hanya mencatat angka statistik, tetapi juga membangun kepercayaan publik bahwa persoalan infrastruktur dapat diselesaikan secara bertahap dengan komitmen, konsistensi, dan keberpihakan pada kebutuhan masyarakat.

Memasuki tahun 2026, Dinas PU Kota Makassar telah menyiapkan sejumlah program strategis lanjutan, antara lain pembangunan Stadion Untia, pembangunan Makassar Government Center (MGC) Tahap II, pembangunan Gedung Dinas Pendidikan Kota Makassar, pembangunan Jalan Kampung Romang Tanggaya, serta pembangunan jalan akses menuju TPA Tamangapa beserta perbaikan di dalam area TPA. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Samsir
Berita Terbaru