Warga Diimbau Tetap Waspada Cuaca Ekstrem, Fadli: Petugas BPBD Masih Siaga di Lapangan
Kanal pelaporan resmi yang dapat digunakan masyarakat, yakni Call Center Darurat 112, aplikasi Lontara+, serta Call Center BPBD Kota Makassar di nomor 0815-5112-112.
Jejakfakta.com, MAKASSAR — Cuaca ekstrem yang melanda Kota Makassar pada Sabtu malam (27/12/2025) hingga Minggu dini hari (28/12/2025) menyebabkan sejumlah kejadian, mulai dari angin puting beliung, genangan air, hingga pohon tumbang yang menimpa rumah warga di beberapa wilayah.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Perhubungan (Dishub), serta pemerintah kecamatan langsung turun ke lapangan untuk melakukan penanganan dan asesmen di titik-titik terdampak.
Kepala BPBD Kota Makassar, Muhammad Fadli, mengatakan seluruh laporan masyarakat yang masuk melalui kanal resmi telah ditindaklanjuti secara cepat dan terkoordinasi oleh tim gabungan di lapangan.
Baca Juga : BPBD Makassar Gandeng 23 Kampus Cetak 23 Ribu Relawan Kebencanaan, Perkuat Respons Darat, Laut, dan Pesisir
“Alhamdulillah, seluruh laporan yang masuk telah kami tangani bersama unsur SKPD terkait,” jelas Fadli, Minggu (28/12).
“Kondisi saat ini berangsur terkendali, namun petugas masih tetap siaga untuk mengantisipasi kemungkinan kejadian susulan, mengingat cuaca masih berpotensi berubah,” tambahnya.
Berdasarkan laporan awal Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Makassar, salah satu kejadian pohon tumbang terjadi pada Sabtu (27/12) malam sekitar pukul 21.51 WITA di Jalan Mappanyukki, Kompleks Sastra Nomor 64 B, Kelurahan Mariso, Kecamatan Mariso.
Baca Juga : PDAM Makassar Pastikan Layanan Air Masih Aman, Prediksi 30 Hari Disebut Skenario Kemarau Ekstrem
Pohon tumbang akibat angin kencang tersebut menimpa satu unit rumah permanen milik warga bernama Muh. Furqon.
Akibat kejadian itu, satu unit rumah mengalami kerusakan kategori sedang. Sebanyak dua kepala keluarga dengan total 10 jiwa terdampak.
“Terdiri atas empat perempuan dewasa, tiga laki-laki dewasa, satu anak laki-laki, satu balita laki-laki, dan satu lansia perempuan,” tuturnya.
Baca Juga : BPBD Makassar Gandeng 23 Kampus, Siapkan 23.000 Mahasiswa Jadi Garda Terdepan Tangguh Bencana
Meski demikian, tidak terdapat korban luka maupun korban jiwa. Kebutuhan mendesak yang diperlukan warga berupa terpal dan material atap untuk penanganan sementara.
Kejadian serupa kembali terjadi pada Minggu dini hari sekitar pukul 00.20 WITA di Jalan Baji Gau 2, Kompleks Perumahan RRI. Angin kencang disertai pohon tumbang mengakibatkan kerusakan pada empat unit rumah warga.
Dari kejadian tersebut, tiga rumah dilaporkan mengalami rusak berat dan satu rumah rusak sedang. Sebanyak empat kepala keluarga dengan total 16 jiwa terdampak, terdiri dari delapan perempuan dewasa, enam laki-laki dewasa, satu anak laki-laki, serta satu lansia perempuan.
Baca Juga : BPBD Makassar Perkuat Inovasi SALAMA, Bangun Budaya Sadar Bencana Sejak Usia Dini
“Tidak ada korban luka maupun korban meninggal dunia. Kebutuhan mendesak di lokasi ini berupa terpal untuk penanganan darurat,” ungkapnya.
Dalam penanganan kedua kejadian tersebut, BPBD bersama DLH, Damkarmat, dan PU melakukan asesmen lapangan serta koordinasi lintas instansi guna memastikan keselamatan warga dan percepatan penanganan pascabencana.
Akses menuju lokasi kejadian dilaporkan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Atas kejadian ini, Fadli mengimbau masyarakat Kota Makassar agar tetap tenang, waspada, dan tidak panik menghadapi kondisi cuaca yang masih berpotensi ekstrem.
“Kami mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan kondisi darurat, kejadian bencana, atau membutuhkan bantuan melalui saluran resmi agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran,” imbuhnya.
Adapun kanal pelaporan resmi yang dapat digunakan masyarakat, yakni Call Center Darurat 112, aplikasi Lontara+, serta Call Center BPBD Kota Makassar di nomor 0815-5112-112.
BPBD Kota Makassar bersama seluruh organisasi perangkat daerah terkait dan pemerintah kecamatan menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat demi menjaga keselamatan serta meminimalkan dampak bencana.
“Mari saling menjaga, tetap waspada, dan selalu mengikuti informasi resmi dari pemerintah,” tutup Fadli.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News