PT Moya Jajaki Investasi Air Bersih di Bulukumba, Revitalisasi PDAM Wae Panrita Lopi Menguat

Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf saat menerima kunjungan Tim PT Moya Indonesia, salah satu perusahaan pengelola air bersih terbesar di Indonesia, dalam rangka penjajakan kerja sama investasi dan revitalisasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), Selasa (6/1/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Bulukumba

Akhir tahun 2025, Pemkab Bulukumba bersama DPRD telah menetapkan Peraturan Daerah tentang perubahan bentuk hukum PDAM menjadi Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Wae Panrita Lopi.

Jejakfakta.com | BULUKUMBA — Upaya Pemerintah Kabupaten Bulukumba dalam memperkuat layanan air bersih terus menunjukkan arah serius. Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf menerima kunjungan Tim PT Moya Indonesia, salah satu perusahaan pengelola air bersih terbesar di Indonesia, dalam rangka penjajakan kerja sama investasi dan revitalisasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), Selasa (6/1/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati Bulukumba ini menjadi sinyal kuat masuknya investor strategis di sektor vital kebutuhan dasar masyarakat. PT Moya Indonesia dipimpin langsung oleh Ahmad Syafiq, Business Development Vice President, bersama tim teknis untuk melakukan kajian awal potensi investasi.

Tak hanya pertemuan formal, pada hari yang sama tim PT Moya dijadwalkan melakukan kunjungan lapangan dan survei sumber air di Na’na, Kecamatan Kindang, dilanjutkan ke wilayah Lotong-Lotong, Kecamatan Bontobahari, termasuk pengambilan sampel air tanah sebagai bagian dari analisis teknis.

Baca Juga : Momentum Harkitnas, Bupati Andi Utta Gencarkan Penghijauan dengan Pohon Buah-buahan

Bupati Bulukumba menegaskan bahwa keterbukaan daerah terhadap investasi bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya air bersih, yang selama ini menjadi kebutuhan mendasar masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati didampingi oleh Sekretaris Daerah Muh Ali Saleng, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Daud Kahal, Plt Direktur PDAM Syafriady, Kabag Hukum Andi Afriadi, serta Pejabat Fungsional Ekbang Syamsul.

Ahmad Syafiq menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan tahap awal penjajakan, meliputi kajian teknis, analisis sumber air, serta perhitungan kelayakan investasi di Kabupaten Bulukumba.

Baca Juga : Dua Tahun Berjaya, Siswa Disabilitas Bulukumba Kembali Borong Juara Umum OSN

“Setelah seluruh proses survei dan kajian selesai, kami berharap kerja sama ini dapat segera ditindaklanjuti melalui penandatanganan nota kesepahaman atau MoU,” ujar Syafiq.

Sebagai informasi, PT Moya Indonesia saat ini dikenal sebagai salah satu perusahaan swasta pengelola air bersih terbesar di Indonesia, dengan wilayah operasi di Jakarta, Tangerang, Bekasi, Bandung, Sumatera Barat, Semarang, hingga Batam.

Transformasi PDAM Jadi Perumda, Momentum Masuknya Investor

Baca Juga : 217 Korban Banjir Antang Manggala Masih Mengungsi, Butuh Air dan Popok Bayi!

Sementara itu, Kabid Humas Diskominfo Bulukumba Andi Ayatullah Ahmad menyampaikan bahwa pada akhir tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Bulukumba bersama DPRD telah menetapkan Peraturan Daerah tentang perubahan bentuk hukum PDAM menjadi Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Wae Panrita Lopi.

Perubahan ini menjadi fondasi penting transformasi PDAM Bulukumba, agar lebih adaptif, profesional, dan terbuka terhadap kerja sama investasi dengan pihak ketiga.

Penyesuaian tersebut merujuk pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 tentang BUMD, yang menegaskan bahwa BUMD harus dikelola secara profesional dengan bentuk badan hukum yang jelas, yakni Perumda atau Perseroda.

Baca Juga : Pengungsi Banjir Perumnas Antang di Masjid Al-Mutohhirin Keluhkan Keterlambatan Bantuan Makanan dan Air

Dengan lahirnya Perda baru ini, seluruh ketentuan pengelolaan PDAM Bulukumba diselaraskan dengan regulasi nasional, termasuk penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik: transparansi, akuntabilitas, pertanggungjawaban, kemandirian, dan kewajaran.

Melalui dukungan investasi strategis dan pengelolaan profesional, Pemerintah Kabupaten Bulukumba optimistis pelayanan air bersih akan semakin berkualitas, merata, dan terjangkau, sekaligus memperkuat ketahanan air bagi masyarakat di masa depan. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Samsir
Berita Terbaru