Dapur MBG Luwu Timur Resmi Dibuka, Lawan Stunting dan Dongkrak Ekonomi Lokal
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam menilai bahwa program MBG berpotensi meningkatkan sirkulasi pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat lokal.
Jejakfakta.com, LUWU TIMUR – Tepat pagi ini, Rabu (07/01/2026), Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Alam Semesta Berbagi yang berlokasi di Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, resmi diluncurkan oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam.
Peresmian tersebut turut dihadiri Ketua TP-PKK Luwu Timur sekaligus Anggota DPRD Sulawesi Selatan, dr. Ani Nurbani, unsur Forkopimda, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dapur MBG ini bukan sekadar dapur biasa, melainkan unit layanan strategis yang didirikan untuk menyukseskan program pemerintah pusat dalam penyediaan dan distribusi makanan bergizi gratis.
Baca Juga : Bupati Luwu Timur Siap Dukung Inovasi Kendaraan Listrik Hasil Karya Anak Bangsa
Sasaran utama program ini adalah siswa-siswi dari jenjang TK hingga SMA, serta masyarakat 3B, yaitu kelompok rentan yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.
Dalam sambutannya, Bupati Irwan menyampaikan bahwa saat ini terdapat sembilan SPPG yang telah beroperasi dan ditargetkan akan bertambah dalam bulan Januari. Kehadiran Dapur MBG di Desa Puncak Indah diharapkan benar-benar tepat sasaran dan mampu menjangkau cita-cita Presiden dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
“Dapur ini hadir agar memberikan dampak nyata bagi anak-anak sekolah dan masyarakat 3B dalam pemenuhan gizi, mengantisipasi stunting, sekaligus mendorong perputaran ekonomi yang lebih optimal di Luwu Timur,” ungkap Bupati Irwan.
Baca Juga : UAS Terpukau Keindahan Danau Matano, Bupati Irwan Kenalkan Ikon Wisata Luwu Timur
Lebih lanjut, Bupati Irwan menilai bahwa program MBG berpotensi meningkatkan sirkulasi pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat lokal. Hal ini seiring dengan pemberdayaan dapur dan sektor pangan lokal dalam pemenuhan bahan baku makanan MBG.
Dengan fasilitas modern yang memenuhi standar higienis, dapur ini dirancang untuk memproduksi ribuan porsi makanan sehat setiap hari dengan memanfaatkan bahan baku segar dari petani lokal. Langkah ini menjadi upaya konkret dalam memerangi stunting yang masih menjadi tantangan di daerah.
Menutup sambutannya, Bupati Irwan menyampaikan pesan tegas kepada berbagai pihak. Kepala sekolah diminta untuk mengedukasi murid dan orang tua mengenai manfaat MBG, kepala puskesmas diharapkan rutin meninjau kebersihan makanan, serta camat dan kepala desa diminta memastikan distribusi makanan tepat sasaran di wilayah masing-masing.
Prosesi grand opening ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Irwan bersama Ketua TP-PKK Luwu Timur sekaligus Anggota DPRD Sulsel, dr. Ani Nurbani, serta Wakil Ketua II DPRD Luwu Timur, Hj. Harisah Suharjo. Kegiatan ini dilanjutkan dengan peninjauan seluruh ruangan Dapur MBG yang dibangun sesuai standar Badan Gizi Nasional (BGN). (Diolah dari sumber: IKP-Humas/Kominfo-SP)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News