Dari Mesin Jahit hingga Gerobak Usaha, Pemkab Gowa Perkuat 221 UMKM Dongkrak Ekonomi Warga
Bantuan yang diberikan beragam dan disesuaikan dengan kebutuhan usaha, mulai dari mesin jahit, kompor, panci dan wajan besar, etalase, gerobak usaha, kompresor, hingga peralatan bengkel, yang diserahkan secara bertahap.
Jejakfakta.com, GOWA – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat kembali dibuktikan. Sebanyak 221 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menerima bantuan peralatan usaha yang diserahkan langsung oleh Pemkab Gowa di Halaman Kantor Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Gowa, Selasa (13/1).
Bantuan ini menjadi bagian dari strategi besar Pemkab Gowa untuk memperkuat ekonomi kerakyatan melalui peningkatan kapasitas usaha produktif masyarakat.
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menegaskan bahwa bantuan peralatan ini tidak hanya bersifat simbolis, melainkan ditujukan untuk mendorong peningkatan produksi dan pendapatan pelaku UMKM.
Baca Juga : Hari Otonomi Daerah ke-30, Wabup Gowa Tekankan Sinergi Pusat-Daerah Demi Pemerataan Pembangunan
“Kalau sebelumnya produksinya hanya tiga, dengan peralatan baru ini bisa meningkat dua kali lipat. Ini akan mendorong kreativitas dan tentu berdampak pada peningkatan pendapatan,” ujarnya.
Menurutnya, peralatan yang memadai akan membuat UMKM mampu menghasilkan produk yang lebih berkualitas, menarik, dan berdaya saing. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam membangun kemandirian ekonomi keluarga.
“Pemerintah hadir untuk memastikan usaha masyarakat berkembang dan benar-benar memberi dampak pada kesejahteraan keluarga,” tambah Bupati perempuan pertama di Gowa itu.
Baca Juga : Wabup Gowa Sebut TK-TPA BKPRMI Perkuat Gowa Caradde’ dan Cetak Generasi Qurani
Tahun ini, jumlah penerima bantuan UMKM tercatat sebagai yang terbanyak, yakni 221 pelaku usaha, dan menjadi salah satu program prioritas Pemkab Gowa.
“Insyaallah ke depan jumlah ini akan terus kita tingkatkan agar ekonomi masyarakat Gowa semakin kuat,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Gowa, Mahmuddin, menjelaskan bahwa program bantuan peralatan UMKM merupakan bagian dari Program Prioritas ke-5 dari sembilan program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang – Darmawangsyah Muin (Hati Damai), yang fokus pada penguatan ekonomi kerakyatan.
Baca Juga : Bupati Gowa Tegaskan Peran Strategis Perempuan di Talkshow “Makkunrai”
Ia mengungkapkan, perkembangan UMKM di Kabupaten Gowa terus menunjukkan tren positif. Hingga tahun 2025, tercatat 60.537 UMKM, terdiri dari 56.204 usaha mikro, 3.790 usaha kecil, dan 542 usaha menengah. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 58.271 UMKM.
“Bantuan peralatan ini disalurkan kepada 221 UMKM di 18 kecamatan, terdiri dari 141 UMKM perempuan, 80 UMKM laki-laki, termasuk 7 UMKM penyandang disabilitas. Ini bukti nyata komitmen Pemkab Gowa memperkuat UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah,” jelasnya.
Bantuan yang diberikan beragam dan disesuaikan dengan kebutuhan usaha, mulai dari mesin jahit, kompor, panci dan wajan besar, etalase, gerobak usaha, kompresor, hingga peralatan bengkel, yang diserahkan secara bertahap.
Baca Juga : Komitmen Dukung Program JKN, Pemkab Gowa Raih Penghargaan dari BPJS Kesehatan Cabang Makassar
Salah satu penerima bantuan, Halijah, pelaku usaha jahit asal Katangka, mengaku sangat terbantu dengan mesin jahit baru yang diterimanya.
“Alhamdulillah sangat bersyukur. Insyaallah dengan mesin baru ini produksi bisa bertambah. Saat ini saya sudah mempekerjakan dua orang,” ungkapnya.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Gowa didampingi Wakil Ketua DPRD Gowa Taufik Surullah, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Andy Azis, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Mahmuddin, serta Camat Somba Opu Nuraeny Apriyani, termasuk kepada pelaku UMKM disabilitas dan pelaku usaha bengkel di Kecamatan Somba Opu. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News