Sidak Bupati Luwu Timur: Irwan Bachri Syam Tekankan ASN Wajin Rapat Pekanan dan Disiplin Kerja
Bupati Irwan akan melakukan penataan dan pertukaran pegawai, termasuk menarik ASN dari kecamatan jika diperlukan.
Jejakfakta.com, LUWU TIMUR – Komitmen memperbaiki kualitas pelayanan publik ditunjukkan Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah instansi strategis, Rabu (14/01/2026).
Empat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang disidak yakni Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Depot Arsip Dinas Perpustakaan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Luwu Timur.
Sidak ini dilakukan untuk melihat secara langsung kedisiplinan aparatur, kualitas pelayanan publik, serta kesiapan sarana dan prasarana di masing-masing instansi.
Baca Juga : Tinjau Gerakan Pangan Murah, Bupati Luwu Timur Instruksikan Perluasan hingga Desa
Rapat Internal Wajib Setiap Pekan
Dalam arahannya, Bupati Irwan menekankan pentingnya evaluasi rutin sebagai fondasi peningkatan kinerja birokrasi. Ia mewajibkan setiap instansi menggelar rapat internal minimal sekali dalam sepekan.
“Seminggu sekali harus ada rapat internal di setiap instansi untuk mengevaluasi pekerjaan agar kinerja terus meningkat,” tegas Irwan.
Baca Juga : Bupati Luwu Timur Dukung Penuh Program Winner Puteri Ekraf Sulselbar 2026 untuk Majukan UMKM
Menurutnya, rapat internal bukan sekadar formalitas, melainkan ruang konsolidasi untuk memperbaiki kelemahan pelayanan dan memperkuat kerja tim.
Disiplin Jam Kerja Jadi Sorotan
Selain kinerja, disiplin jam kerja juga menjadi perhatian utama. Irwan mengingatkan seluruh ASN agar mematuhi aturan kerja dan tidak meninggalkan kantor tanpa alasan jelas.
Baca Juga : Hadiri Sertijab Kemenag Lutim, Bupati Irwan Tekankan Pentingnya Sinergi untuk Pelayanan Keagamaan
“Kalau jam kerja, ya bekerja. Jangan meninggalkan ruangan kalau masih dalam jam kerja. Jika ada yang sakit, harus sertakan surat sakit,” imbaunya.
Ia menegaskan bahwa disiplin adalah kunci utama dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
Penataan Pegawai Jadi Opsi
Baca Juga : Rujukan Transformasi Digital, Luwu Timur Terima Studi Komparatif Pemkab Luwu
Terkait kekurangan tenaga di sejumlah instansi, Bupati Irwan tidak menutup kemungkinan melakukan penataan dan pertukaran pegawai, termasuk menarik ASN dari kecamatan jika diperlukan.
“Jika masih mau kerja di sini, bekerjalah sungguh-sungguh. Kalau tenaga di sini kurang, saya akan tarik pegawai, jika perlu dari kecamatan, untuk ditukar dan ditempatkan di Kesbangpol maupun di kantor kecamatan,” pungkasnya tegas.
Melalui sidak ini, Bupati berharap seluruh OPD di Luwu Timur semakin solid, disiplin, dan mampu memberikan pelayanan publik yang profesional, cepat, dan berkualitas. (Diolah dari sumber: IKP-Humas/Kominfo-SP)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News