Tanpa Mengenal Lelah, Prajurit Hasanuddin Terjang Medan Terjal Evakuasi Korban Pesawat Jatuh di Bulusaraung
Operasi pencarian dan evakuasi dilakukan di medan pegunungan yang terjal, hutan lebat, serta cuaca yang tidak menentu.
Jejakfakta.com, PANGKEP — Prajurit Kodam XIV/Hasanuddin bersama Tim SAR Gabungan terus melakukan upaya evakuasi korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Senin (19/1/2026).
Operasi pencarian dan evakuasi dilakukan di medan pegunungan yang terjal, hutan lebat, serta cuaca yang tidak menentu. Kendati menghadapi berbagai keterbatasan, prajurit TNI bersama unsur SAR gabungan tetap bergerak secara terkoordinasi dan mengedepankan prinsip kehati-hatian demi keselamatan personel dan kelancaran proses evakuasi.
Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menegaskan bahwa keterlibatan prajurit dalam operasi kemanusiaan tersebut merupakan wujud tanggung jawab TNI kepada rakyat.
Baca Juga : Bupati Pangkep Silaturahmi ke Kodaeral VI Hasanuddin, Bahas Sinergi Pembangunan Kepulauan
“Kodam XIV/Hasanuddin berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan bantuan terbaik dalam setiap kondisi. Medan yang berat dan cuaca ekstrem tidak menjadi penghalang bagi prajurit kami untuk menunaikan tugas kemanusiaan ini,” ujarnya.
Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan telah menemukan dua korban di sekitar lokasi kejadian. Namun, proses evakuasi masih menghadapi kendala akibat kondisi geografis dan cuaca ekstrem yang kerap berubah. Meski demikian, seluruh unsur yang terlibat tetap melanjutkan operasi dengan semangat pantang menyerah.
Pangdam menambahkan bahwa disiplin, profesionalisme, dan mental juang tinggi menjadi modal utama prajurit dalam menjalankan misi tersebut.
Baca Juga : Pangkep Pertahankan Opini WTP ke-15 Kali, Bukti Konsistensi Tata Kelola Keuangan Daerah
“Keselamatan korban dan personel adalah prioritas. Kami akan terus berupaya maksimal sampai seluruh korban berhasil dievakuasi,” tambahnya.
Keterlibatan prajurit Kodam XIV/Hasanuddin dalam operasi ini menjadi bukti nyata peran TNI sebagai prajurit petarung yang senantiasa berada di garda terdepan saat bangsa dan negara membutuhkan, khususnya dalam misi-misi kemanusiaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News