Jusuf Kalla: Perdamaian Palestina-Israel Harus Libatkan Warga Lokal, Bukan Hanya Negara Besar

Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla, saat menghadiri dan membuka Pelatihan Akustik Masjid yang diikuti 109 Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) di Paragon Community Hub, Jakarta Selatan, Minggu (25/1/2026). @Jejakfakta/dok. Istimewa

Mengenai gagasan Donald Trump, Jusuf Kalla menyatakan Indonesia perlu mendorong agar inisiatif perdamaian tidak bersifat elitis, tetapi memberikan suara kepada warga Palestina dan Israel.

Jejakfakta.com, JAKARTA — Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla, menegaskan bahwa setiap upaya perdamaian, termasuk Piagam Perdamaian yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Davos, harus melibatkan masyarakat lokal yang terdampak langsung konflik.

Pernyataan ini disampaikan JK saat membuka Pelatihan Akustik Masjid untuk 109 Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) di Paragon Community Hub, Jakarta Selatan, Minggu (25/1/2026).

“Kalau ingin memperbaiki kampung orang, tentu orang kampung itu sendiri harus terlibat. Jangan sampai yang berdamai justru tidak melibatkan masyarakat yang terdampak langsung,” ujar Jusuf Kalla.

Baca Juga : Jusuf Kalla Resmikan Masjid As Sholihin Yokohama, Dorong Masjid Jadi Pusat Persatuan Diaspora

Menurutnya, selama ini proses perdamaian sering kali minim keterlibatan warga lokal, sehingga solusi yang dihasilkan tidak menyentuh akar permasalahan di masyarakat. JK menekankan, masyarakat yang mengalami konflik sehari-hari harus diberi ruang untuk berpartisipasi aktif dalam rekonsiliasi dan pembangunan kembali.

Mengenai gagasan Donald Trump, Jusuf Kalla menyatakan Indonesia perlu mendorong agar inisiatif perdamaian tidak bersifat elitis, tetapi memberikan suara kepada warga Palestina dan Israel. “Perdamaian yang efektif hanya bisa tercapai jika masyarakat lokal dilibatkan dalam membangun dan mendamaikan negaranya sendiri,” tambahnya.

JK menegaskan, tanpa partisipasi aktif masyarakat, upaya perdamaian akan sulit berjalan efektif dan berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Samsir
Berita Terbaru