Munafri ke Istri Camat: Jangan Tambah Beban Suami, Keluarga Kuat Kunci Target Kinerja dan Generasi Emas 2045
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan peran istri camat sebagai pendukung utama kinerja suami. Keluarga harmonis dinilai kunci capaian target dan fondasi Generasi Emas 2045.
Jejakfakta.com, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menitipkan pesan tak biasa kepada para istri camat di Kota Makassar. Di tengah penandatanganan perjanjian kinerja camat, ia justru menyoroti peran penting keluarga sebagai fondasi utama keberhasilan birokrasi.
Pesan itu disampaikan Munafri saat pelantikan Ketua TP PKK se-Kota Makassar di Baruga Anging Mamiri, Rumah Jabatan Wali Kota, Jumat (13/2/2026). Dalam forum yang turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, serta para camat, Munafri menegaskan bahwa tanda tangan perjanjian kinerja bukan sekadar formalitas.
“Pak Camat tadi bertanda tangan menyangkut masalah perjanjian kinerja. Perjanjian ini akan sangat mempengaruhi karier ke depan,” ujarnya.
Baca Juga : Anak Panti Asuhan di Makassar Segera Miliki Wali Sah, Pemkot dan Pengadilan Agama Gelar Sidang Terpadu
Namun, menurutnya, capaian target kerja camat tak hanya ditentukan kapasitas individu, melainkan juga dukungan dari rumah. Ia secara khusus meminta para istri camat yang tergabung dalam PKK menjadi “supporting utama” bagi suami masing-masing.
“Saya memohon dengan sangat kepada Ibu-Ibu PKK ini, tolong jangan ditambah lagi persoalan di rumah untuk Bapak-Bapak Camat ini,” canda Munafri yang disambut tawa hadirin.
Ia memahami beban kerja camat di wilayah yang sarat persoalan sosial. Karena itu, suasana rumah tangga yang kondusif dinilai menjadi energi tambahan, bukan tekanan baru. Munafri bahkan menyinggung dinamika media sosial yang kerap memicu kesalahpahaman dalam keluarga.
“Kalau ada yang foto-foto, biarkan saja. Jangan sampai terlalu banyak ditanya, nanti tidak bisa dijawab dengan baik,” ujarnya ringan.
Bagi Munafri, keluarga adalah fondasi pembentukan karakter. Keharmonisan, komunikasi, dan keteladanan orang tua menjadi kunci lahirnya generasi unggul.
Ia pun menekankan peran strategis PKK dan Bunda PAUD dalam menyiapkan Generasi Emas 2045. Mulai dari pemenuhan gizi anak, pendidikan usia dini, hingga pembentukan karakter, semuanya berawal dari rumah.
Baca Juga : IGS 2026 Buka Jalan Sister City, Delapan Negara Jajaki Kerja Sama dengan Pemkot Makassar
“PKK dan Bunda PAUD harus menjadi fondasi awal yang kuat untuk menciptakan generasi emas 2045. Karena dari keluarga semuanya dimulai,” tegasnya.
Munafri menutup sambutannya dengan pesan sederhana namun mendalam: tak ada rumah tangga tanpa persoalan, tetapi komunikasi dan saling mendukung adalah kunci menjaga keutuhan.
Dalam perspektifnya, keberhasilan pemerintahan di tingkat kecamatan bukan hanya soal administrasi dan program kerja, melainkan juga tentang kekuatan keluarga yang berdiri di belakangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News