Cegah Banjir dan Tata Wajah Kota, Pemkot Makassar Tertibkan Lapak 30 Tahun dan Kontainer Besi Tua di Panaikang
Kecamatan Panakkukang siapkan relokasi pedagang ke eks Terminal Toddopuli.
Jejakfakta.com, MAKASSAR — Upaya mencegah banjir sekaligus membenahi wajah kota kembali digencarkan Pemerintah Kota Makassar. Melalui Pemerintah Kecamatan Panakkukang, penertiban lapak liar dan kontainer besi tua yang berdiri di atas saluran drainase hingga bahu jalan dilakukan di wilayah Panaikang dan Karuwisi Utara.
Langkah ini menjadi gebrakan awal Camat Panakkukang, Syahril, yang baru dilantik. Ia langsung memimpin penyisiran lapangan untuk memastikan fungsi drainase dan trotoar kembali optimal.
Salah satu titik yang ditertibkan berada di Jalan Haji Kalla, Kelurahan Panaikang. Sebuah kontainer besi tua yang telah puluhan tahun berada di pinggir jalan akhirnya dipindahkan. Selain merusak estetika kota, keberadaannya dinilai mengganggu pengguna jalan dan berpotensi menghambat arus lalu lintas.
Baca Juga : Lari, Gowes, hingga Lapor Jalan Rusak Bisa Dapat Hadiah dari Pemkot Makassar
“Menjaga kebersihan lingkungan menjadi prioritas kami. Kami juga melakukan pengerjaan landasan untuk kontainer sampah di Kelurahan Panaikang,” ujar Syahril, Selasa (17/2/2026).
“Pemindahan kontainer yang sudah puluhan tahun berada di pinggir jalan ini dilakukan demi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan,” sambungnya.
Tak hanya itu, sebanyak 15 lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Adipura, Kelurahan Karuwisi Utara, juga ditertibkan. Lapak yang telah berdiri sekitar 30 tahun tersebut menutup trotoar dan berdiri di atas saluran drainase, sehingga berpotensi memperparah genangan saat musim hujan.
Baca Juga : Lantik 167 PNS Makassar, Munafri Tekankan ASN Baru Harus Kerja Nyata Bukan Cari Aman
Penertiban dilakukan setelah pendekatan persuasif dan administratif ditempuh. Tiga kali surat teguran telah dilayangkan sebelum pembongkaran dilakukan.
“Kami sudah mengingatkan berkali-kali secara lisan maupun administrasi. Namun karena tetap tidak diindahkan, penertiban terpaksa kami lakukan,” tegasnya.
Meski tegas, pemerintah tetap mengedepankan pendekatan humanis. Kecamatan Panakkukang kini menyiapkan opsi relokasi bagi para pedagang, salah satunya di kawasan eks Terminal Toddopuli serta beberapa titik pasar di wilayah Panakkukang.
Baca Juga : Kecamatan Ujung Pandang Gerak Cepat Bersihkan Sampah di Pantai Losari Makassar
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen penataan kota yang tidak hanya berorientasi pada ketertiban dan estetika, tetapi juga keberlangsungan usaha masyarakat kecil.
“Pedagang ini sudah lama bermukim dan berjualan, bahkan puluhan tahun. Karena itu, penataan tetap kami lakukan dengan mempertimbangkan aspek kemanusiaan dan solusi jangka panjang,” tutup Syahril.
Penertiban ini diharapkan mampu mengembalikan fungsi drainase, mengurangi potensi banjir, serta menghadirkan ruang publik yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi warga Makassar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News