70 UMKM Gratis Berjualan, Pasar Ramadhan Luwu Timur Jadi Motor Kebangkitan Ekonomi Umat

Sekretaris Daerah Luwu Timur, Dr. Ramadhan Pirade, didampingi Asisten Administrasi Umum Askar, Asisten Pemerintahan dan Kesra Aini Endis Anrika, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian (Dagkop UKMP) Senfry Oktavianus, para kepala OPD, serta Camat Malili, saat peresmian Pasar Ramadhan 1447 H yang dipusatkan di kawasan Anjungan Sungai Malili, Kamis (19/2/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Lutim

Ramadhan Pirade: Pasar Ramadhan bukan hanya tempat berjualan, tetapi ruang silaturahmi, penguatan ekonomi umat, serta momentum kebangkitan UMKM di bulan suci.

Jejakfakta.com, LUWU TIMUR – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kembali menghadirkan ruang ekonomi dan silaturahmi bagi masyarakat melalui Pasar Ramadhan 1447 H yang dipusatkan di kawasan Anjungan Sungai Malili.

Peresmian dilakukan Sekretaris Daerah Luwu Timur, Dr. Ramadhan Pirade, didampingi Asisten Administrasi Umum Askar, Asisten Pemerintahan dan Kesra Aini Endis Anrika, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian (Dagkop UKMP) Senfry Oktavianus, para kepala OPD, serta Camat Malili, Kamis (19/2/2026).

Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa Pasar Ramadhan bukan sekadar agenda tahunan, tetapi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

Baca Juga : Bupati Luwu Timur Resmikan Yuai Lab & Clinic di Malili, Akses Kesehatan Makin Dekat

“Pasar Ramadhan bukan hanya tempat berjualan, tetapi ruang silaturahmi, penguatan ekonomi umat, serta momentum kebangkitan UMKM di bulan suci. Pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan agar pelaku usaha lokal semakin berkembang dan berdaya saing,” ujar Ramadhan Pirade.

70 Stand UMKM Difasilitasi Gratis

Tahun ini, sekitar 70 stand kuliner meramaikan Pasar Ramadhan. Beragam produk ditawarkan, mulai dari kue tradisional dan modern, minuman segar, makanan berat, hingga menu siap saji (real food) yang menjadi favorit masyarakat untuk berbuka puasa.

Baca Juga : 21 Daerah Masuk Zona Risiko Tinggi dan Sedang, Penyempitan Ruang Sipil Dinilai Perparah Krisis Ekologis

Kepala Disdagkop UKMP Lutim, Senfry Oktavianus, menjelaskan bahwa pelaksanaan pasar telah dipersiapkan secara matang, baik dari sisi penataan stand, kebersihan, hingga kenyamanan pengunjung.

“Kami ingin memastikan Pasar Ramadhan tahun ini lebih tertata, bersih, dan nyaman. Sekitar 70 pelaku UMKM kami fasilitasi tanpa dipungut biaya sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan ekonomi lokal,” ungkap Senfry.

Ia berharap kebijakan tersebut mampu meningkatkan omzet pelaku usaha serta memperkuat perputaran ekonomi masyarakat selama Ramadhan.

Baca Juga : Tiga Rumah Hangus di Angkona, Wabup Puspawati Pastikan Korban Dapat Bantuan

Anjungan Sungai Malili Jadi Pusat Aktivitas Ramadhan

Pemilihan Anjungan Sungai Malili sebagai lokasi kegiatan juga diharapkan mampu menghadirkan suasana Ramadhan yang lebih semarak dan menjadi titik kumpul masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur optimistis, Pasar Ramadhan tidak hanya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan berbuka puasa, tetapi juga menjadi sarana konkret mendukung produk-produk UMKM lokal agar semakin dikenal dan berdaya saing.

Baca Juga : Festival Literasi Lutim 2026, Ribuan Anak Diajak Jatuh Cinta pada Buku Sejak Dini

Ke depan, Disdagkop UKMP akan terus melakukan evaluasi dan pendampingan agar pelaksanaan pasar berlangsung tertib, aman, serta memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat Luwu Timur.  (diolah dari sumber: ikp-humas/kominfo-sp)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terbaru