Makassar Skor 4,17 di IDSD 2025, Sinyal Kuat Menuju Kota Unggul

Di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, Makassar mencatat skor 4,17 dalam Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025—melampaui rata-rata nasional (3,50) dan Provinsi Sulawesi Selatan (3,71). @Jejakfakta/dok. Istimewa

Kota Makassar meraih skor 4,17 dalam IDSD 2025 versi BRIN, melampaui rata-rata nasional dan Sulsel. Pengamat menilai Makassar sedang bergeliat menjadi kota unggul dan kompetitif.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Kota Makassar kian menegaskan posisinya sebagai motor pertumbuhan di Indonesia Timur. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, Makassar mencatat skor 4,17 dalam Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025—melampaui rata-rata nasional (3,50) dan Provinsi Sulawesi Selatan (3,71).

Capaian ini diumumkan resmi oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam rilis IDSD 2025 di Gedung BJ Habibie BRIN, Jakarta. IDSD sendiri merupakan instrumen strategis untuk mengukur daya saing daerah secara komprehensif dan berbasis data.

Skor 4,17 bukan sekadar angka. Ini adalah indikator bahwa roda pemerintahan dan pembangunan di Makassar bergerak pada jalur yang tepat. IDSD 2025 menggunakan pendekatan Global Competitiveness Index (GCI) dari World Economic Forum (WEF), dengan empat komponen utama:

  • Lingkungan pendukung
  • Sumber daya manusia
  • Pasar
  • Ekosistem inovasi

Baca Juga : Di Hadapan DPR RI, Munafri Tawarkan Smart Greenhouse IoT sebagai Solusi Ketahanan Pangan Kota Makassar

Keempatnya diuraikan lagi dalam 12 pilar, mulai dari institusi, infrastruktur, adopsi TIK, stabilitas ekonomi makro, kesehatan, keterampilan, pasar produk dan tenaga kerja, sistem keuangan, ukuran pasar, dinamika bisnis, hingga kapabilitas inovasi.

Pendekatan ini memastikan daya saing tidak dilihat secara parsial, melainkan sebagai sistem yang saling terintegrasi.

Akademisi: Makassar Sedang Bergeliat

Baca Juga : Makassar Kian Mendunia, Jadi Pusat Kolaborasi Ilmiah Radiologi Kedokteran Gigi Internasional

Pengamat pemerintahan dari Universitas Bosowa, Arief Wicaksono, menilai capaian tersebut menjadi bukti konkret bahwa Makassar tengah bertransformasi menjadi kota unggul.

“Makassar hari ini memang sedang bergeliat untuk menjadi kota yang unggul,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).

Menurutnya, pengakuan berbasis data dari BRIN ini sekaligus menjawab berbagai keraguan terhadap kapasitas dan performa Pemerintah Kota Makassar. IDSD menjadi validasi objektif bahwa daya saing Makassar berada di atas rata-rata nasional.

Baca Juga : PIP Makassar Hibahkan Aset Strategis untuk Percepat Pembangunan Stadion Untia

Capaian ini juga memperkuat posisi Makassar sebagai salah satu kota metropolitan paling kompetitif di Indonesia, baik dari sisi inovasi, pelayanan publik, maupun pembangunan ekonomi daerah.

Dalam satu tahun pemerintahan MULIA, sejumlah program strategis dinilai mulai menunjukkan hasil terukur—terutama dalam penguatan institusi, percepatan digitalisasi, serta penciptaan iklim usaha yang lebih terbuka dan inklusif.

Dengan skor yang melampaui nasional dan provinsi, Makassar kini tidak hanya menjadi pusat aktivitas ekonomi Sulawesi Selatan, tetapi juga kandidat kuat kota unggul berbasis inovasi di tingkat nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Samsir
Berita Terbaru