Lewat Subuh Berjamaah, Munafri Perkuat Sinergi Pemerintah dan Warga Makassar
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memperkuat sinergi pemerintah dan masyarakat lewat Safari Ramadan dan Sholat Subuh berjamaah di Panakkukang. Kolaborasi dan peran RT/RW jadi kunci pembangunan.
Jejakfakta.com, MAKASSAR – Ada pesan pembangunan yang disampaikan dalam suasana khusyuk Sholat Subuh. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memanfaatkan momentum Safari Ramadan untuk merajut sinergi langsung dengan masyarakat dari masjid ke masjid.
Memasuki hari kedelapan Ramadan, Munafri bersama jajaran Kepala OPD Kota Makassar melaksanakan Sholat Subuh berjamaah di Masjid Jamiul Ihsan, Kecamatan Panakkukang, Rabu (26/2/2026).
Di hadapan jamaah, Munafri menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang membangun silaturahmi dan memperkuat komunikasi dua arah antara pemerintah dan warga.
Baca Juga : Jelang Kedatangan 32 Duta Besar, Wali Kota Ajak APINDO Jadi Motor Gerakan Lingkungan di Makassar
“Kegiatan di bulan suci Ramadan ini adalah kegiatan yang langsung kami lakukan untuk membangun terus silaturahmi dengan masyarakat yang ada di wilayah Makassar,” ujarnya.
Kolaborasi Jadi Kunci Pembangunan
Munafri menekankan, di bawah kepemimpinan MULIA, setiap kebijakan pemerintah kota dirancang dengan memperhatikan dampak nyata bagi masyarakat. Ia ingin setiap program tidak berhenti pada perencanaan, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga.
Baca Juga : Uni Eropa Kepincut Makassar, Munafri Dorong Kota Daeng Jadi Magnet Investasi Indonesia Timur
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Sinergi dan kolaborasi dengan masyarakat menjadi faktor kunci agar program berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Tentu membangun kolaborasi dan sinergi antara pemerintah dan masyarakat agar program-program pemerintah berjalan dengan baik. Tujuannya tidak lain untuk kesejahteraan masyarakat Kota Makassar,” katanya.
Perkuat Peran RT/RW sebagai Ujung Tombak
Baca Juga : Sulsel Jadi Daerah Pertama Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Makassar Dorong Data Investasi
Lebih lanjut, Munafri menyoroti pentingnya penguatan struktur pemerintahan hingga tingkat RT/RW. Ia menilai pelayanan publik yang efektif harus dimulai dari level paling dekat dengan warga.
Dipilihnya RT/RW secara langsung oleh masyarakat, menurutnya, menjadi simbol kedekatan pemerintah dengan rakyat. RT/RW diharapkan menjadi ujung tombak pelayanan, responsif terhadap persoalan lingkungan, serta mampu menjembatani kebutuhan warga dengan pemerintah kota.
“Dipilihnya RT/RW secara langsung ini memberikan gambaran bahwa kami ingin masyarakat itu lebih dekat. Aparat RT/RW harus bisa menjadi perwakilan pemerintah di wilayah yang paling intim untuk bisa merespon apa yang menjadi persoalan-persoalan di tengah masyarakat,” tegasnya.
Baca Juga : Wali Kota Munafri Soft Launching Pete-pete Laut 12 Juni, Perkuat Akses Warga Kepulauan
Ia pun mendorong para RT/RW di Kecamatan Panakkukang untuk terus membangun interaksi yang intens dan harmonis dengan masyarakat, sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan secara cepat dan tepat.
Lewat langkah sederhana seperti Sholat Subuh berjamaah, Munafri menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya dibangun lewat kebijakan di kantor pemerintahan, tetapi juga lewat kedekatan, komunikasi, dan kebersamaan dengan warga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News