Safari Subuh Hari ke-11 Ramadan, Munafri Ajak Takmir Masjid Aktif Bina Generasi Muda

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat melaksanakan Safari Subuh hari ke-11 Ramadan di Masjid Nurul Majid, Kecamatan Ujung Pandang, Kamis (1/3/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Munafri Arifuddin menekankan peran sosial masjid sebagai pusat interaksi dan pembinaan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.

Jejakfakta.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meminta pengurus masjid mengoptimalkan peran masjid sebagai ruang interaksi sosial dan pembinaan generasi muda.

Hal itu disampaikan Munafri saat melaksanakan Safari Subuh hari ke-11 Ramadan di Masjid Nurul Majid, Kecamatan Ujung Pandang, Kamis (1/3/2026).

Munafri mendorong agar masjid tidak hanya difungsikan sebagai tempat pelaksanaan salat lima waktu, tetapi juga sebagai ruang interaksi masyarakat di lingkungan sekitar.

Baca Juga : May Day 2026 di Makassar, Munafri Siapkan Karebosi Jadi Panggung Aspirasi 10 Ribu Buruh

“Kami ingin menyampaikan, khususnya kepada pengurus masjid, untuk terus menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat melaksanakan salat lima waktu, tetapi juga sebagai ruang interaksi antara masyarakat yang ada di sekitarnya,” ujarnya.

Menurutnya, masjid dapat berperan dalam merespons berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat. Ia mendorong agar masjid menjadi tempat membangun komunikasi, mempererat silaturahmi, serta memperkuat kebersamaan antarwarga.

Munafri juga menekankan pentingnya peran masjid dalam membina generasi muda Islam. Ia berharap masjid mampu menjadi wadah lahirnya generasi Qurani yang kelak berkontribusi sebagai pilar pendukung generasi emas Indonesia 2045.

Baca Juga : Lampu Hijau Stadion Untia Kian Nyata, Penimbunan Ditarget Mulai Tahun Ini

“Masjid ini bisa menjadi tempat membangun generasi muda Islam, generasi Qurani, yang insyaallah akan menjadi pilar pendukung generasi emas 2045,” katanya.

Selain itu, ia mengingatkan agar kebersihan masjid dan keberlanjutan kegiatannya tetap dijaga. Ia berharap masjid menjadi ruang interaksi terbuka yang dapat diakses semua golongan tanpa perbedaan.

“Masjid ini sangat penting dijaga kebersihannya, dijaga kontinuitas kegiatannya, dan yang lebih penting lagi menjadi masjid untuk semua golongan,” tuturnya. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Samsir
Berita Terbaru