Jelang Arus Mudik, Munafri Instruksikan Pengawasan Standar Layanan dan Keselamatan Transportasi Daerah

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat memimpin rapat bersama pengelola Balai Transportasi Darat Kementerian Perhubungan, Kamis (5/3/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menginstruksikan pengawasan ketat standar layanan dan keselamatan transportasi jelang arus mudik Idulfitri 2026, termasuk ramp check kendaraan dan pengawasan terminal bayangan.

Jejakfakta.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memastikan kesiapan layanan transportasi serta keselamatan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 2026.

Penegasan tersebut disampaikan Munafri saat memimpin rapat bersama pengelola Balai Transportasi Darat Kementerian Perhubungan, Kamis (5/3/2026). Rapat tersebut turut dihadiri Perumda Terminal Makassar Metro, Dinas Perhubungan Kota Makassar, serta sejumlah SKPD Pemerintah Kota Makassar terkait.

Munafri mengingatkan bahwa puncak arus mudik dan arus balik diperkirakan terjadi pada hari-hari terakhir menjelang Idulfitri. Oleh karena itu, antisipasi dini harus dilakukan, termasuk penguatan komunikasi teknis antarinstansi agar setiap kendala dapat segera direspons.

Baca Juga : PKL Ditata, Modal Usaha Disiapkan, Munafri Gandeng Bank Sulselbar Perkuat UMKM Lewat KUR

Ia menyampaikan bahwa peningkatan intensitas mobilitas masyarakat membutuhkan kerja kolektif dan sinergi antarinstansi, khususnya dalam memastikan standar keselamatan transportasi berjalan optimal.

“Selalu saya tekankan bahwa puncak mobilitas akan sangat tinggi menuju hari-hari terakhir menjelang Hari Raya Idulfitri, termasuk saat arus balik yang juga harus kita perhatikan,” tegasnya.

Munafri menekankan pentingnya penerapan standar operasional, termasuk pelaksanaan ramp check kendaraan secara konsisten sesuai ketentuan. Ia menegaskan bahwa standardisasi keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama.

Baca Juga : Pemkot dan DPRD Makassar Kebut Tiga Regulasi Strategis, Transportasi hingga Tata Ruang Kota Diperkuat

Untuk itu, Munafri meminta koordinasi diperkuat dalam penerapan seluruh protokol dan prosedur secara disiplin. Menurutnya, kelalaian terhadap prosedur keselamatan berpotensi menimbulkan konsekuensi bersama.

Ia juga mendorong sosialisasi yang lebih masif terhadap berbagai potensi persoalan, seperti praktik over dimension over loading (ODOL), kelebihan penumpang, kondisi kendaraan yang tidak memenuhi standar keselamatan, hingga keberadaan terminal bayangan yang beroperasi di luar pengawasan resmi.

Munafri meminta tim gabungan yang nantinya terbentuk dapat segera bekerja sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing dengan pengaturan jadwal yang terkoordinasi.

Baca Juga : Jelang Kedatangan 32 Duta Besar, Wali Kota Ajak APINDO Jadi Motor Gerakan Lingkungan di Makassar

“Fungsi protokol kita harus dimaksimalkan. Mulai hari ini kita harus menjalankan tugas dan fungsi masing-masing,” ujarnya.

Ia menegaskan pentingnya komitmen dalam pelayanan publik, sebab masyarakat hanya akan melihat hasil layanan transportasi yang mereka terima, tanpa memperhatikan kompleksitas koordinasi internal pemerintah.

“Masyarakat tidak peduli dengan proses internal kita. Tugas kita adalah memastikan protokol keselamatan mudik berjalan dengan baik, khususnya di terminal yang ada di Kota Makassar,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Samsir
Berita Terbaru