Bupati Gowa Ajak Pemuda Jadi Motor Pembangunan Daerah, Tekankan Inovasi di Era Disrupsi
Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang menegaskan pentingnya peran pemuda dalam pembangunan daerah saat dialog kepemudaan di Baruga Tinggimae. Pemuda diharapkan menjadi motor inovasi menuju Indonesia Emas 2045.
Jejakfakta.com, GOWA – Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menegaskan bahwa pembangunan daerah yang berkelanjutan membutuhkan keterlibatan aktif generasi muda.
Hal tersebut disampaikan saat menghadiri dialog kepemudaan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di Baruga Tinggimae, Rumah Jabatan Bupati Gowa, Sabtu (7/3/2026).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Merajut Silaturrahmi, Memperkuat Sinergi: Kolaborasi Pemuda dan Pemerintah dalam Membangun Daerah Kabupaten Gowa.” Dialog ini menjadi ruang pertemuan antara pemerintah daerah dan generasi muda untuk membahas kontribusi pemuda dalam pembangunan daerah.
Baca Juga : Lepas 92 Peserta Jamnas XII, Bupati Gowa Minta Jaga Nama Baik Daerah di Tingkat Nasional
“Kenapa peran pemuda penting dalam pembangunan? Karena sejarah telah membuktikan bahwa kemajuan bangsa tidak pernah lepas dari peran generasi mudanya,” ujar Bupati Husniah Talenrang.
Ia menambahkan bahwa Kabupaten Gowa memiliki jejak sejarah besar dalam perjuangan bangsa, salah satunya melalui sosok pahlawan nasional Sultan Hasanuddin yang dikenal sebagai “Ayam Jantan dari Timur.”
“Sejarah mencatat bahwa kemajuan sebuah bangsa tidak pernah terlepas dari peran pemudanya. Dari bumi Gowa lahir Sultan Hasanuddin, simbol keberanian dan kehormatan yang menjadi inspirasi bagi generasi hari ini,” ungkapnya di hadapan para pemuda Gowa.
Baca Juga : Wali Kota Makassar Tegaskan Komitmen Wujudkan Kota Ramah Anak pada Hari Anak Nasional 2026
Menurutnya, jika pada masa lalu perjuangan dilakukan dengan mengangkat senjata melawan penjajah, maka pemuda masa kini harus mengangkat gagasan, inovasi, dan ilmu pengetahuan untuk menghadapi tantangan zaman.
“Tantangan kalian hari ini bukan lagi mengangkat senjata, melainkan mengangkat derajat bangsa melalui inovasi, kreativitas, serta penguasaan ilmu pengetahuan dan literasi digital. Kita berada di era disrupsi, di mana yang bertahan bukan yang paling kuat, tetapi yang paling cepat beradaptasi,” jelasnya.
Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gowa itu juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai budaya lokal seperti sipakatau, sipakalabbiri’, dan sipakainga’ sebagai pedoman moral generasi muda dalam membangun karakter serta menjaga persatuan di tengah masyarakat.
Baca Juga : RS Regional Mulai Dibangun di Malino, Gowa Jadi Simpul Layanan Kesehatan Wilayah Selatan Sulsel
Lebih lanjut, ia menilai Indonesia saat ini berada pada momentum bonus demografi, yang menjadi peluang besar bagi generasi muda untuk berperan aktif dalam pembangunan bangsa.
Menurutnya, hal ini sejalan dengan arah pembangunan nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 serta visi Asta Cita Presiden, yang menempatkan generasi muda sebagai subjek utama pembangunan manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing global.
“Pemuda diharapkan menjadi motor penggerak perubahan dan bagian penting dari fondasi menuju Indonesia Emas 2045,” tambahnya.
Baca Juga : Bupati Gowa Tinjau Pembelajaran di SMPN 1 Sungguminasa, Pastikan Kesiapan Sekolah di Tahun Ajaran Baru
Sementara itu, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Gowa, Alumnus, mengapresiasi terselenggaranya dialog tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan generasi muda.
“Kami mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Gowa atas pelaksanaan kegiatan ini. Dialog seperti ini sangat positif karena membuka ruang kolaborasi antara pemuda dan pemerintah,” ujarnya.
Ia juga menyambut baik ajakan Bupati Gowa yang membuka ruang bagi pemuda untuk turut menyumbangkan gagasan dalam pembangunan daerah.
Baca Juga : Hari Anak Nasional 2026, Bunda PAUD Makassar Hadirkan Ruang Ceria dan Edukatif bagi Anak
“Kami sangat senang karena Bupati Gowa meminta pemikiran dari para pemuda. Ini bentuk kepercayaan yang harus kita kawal bersama demi kemajuan Kabupaten Gowa,” pungkasnya.
Melalui dialog kepemudaan ini diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah dan generasi muda dalam mendorong pembangunan Kabupaten Gowa yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News