Silaturahmi Bersama Ketua Komisi II DPR RI, Wabup Lutim Bahas Aspirasi DOB Luwu Raya
Puspawati berharap seluruh elemen masyarakat tetap menjaga kondusivitas daerah dan mendukung proses yang sedang berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.
Jejakfakta.com, MAKASSAR – Wakil Bupati Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler menghadiri acara silaturahmi bersama Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Kamis (12/3/2026).
Kegiatan yang difasilitasi oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman tersebut menjadi ajang pertemuan berbagai elemen masyarakat Luwu Raya untuk berdialog langsung dengan pimpinan Komisi II DPR RI, khususnya terkait aspirasi pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB).
Pertemuan tersebut turut dihadiri para kepala daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta mahasiswa dari berbagai organisasi se-Luwu Raya.
Baca Juga : Polda Sulsel Bongkar Mafia BBM Bersubsidi, Kapal Tanker Disita dan Kerugian Negara Tembus Rp69,9 Miliar
Selain itu, tampak pula hadir anggota Komisi II DPR RI, Taufan Pawe, anggota DPRD Sulawesi Selatan dari daerah pemilihan Luwu Raya, serta sejumlah mantan kepala daerah di wilayah tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Puspawati Husler hadir didampingi Wakil Ketua DPRD Luwu Timur, Jihadin Peruge, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Aini Endis Anrika, Kepala Badan Kesbangpol Luwu Timur, Salam Latif, serta Kabag Hukum, Yerislin Wuala.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, pertemuan tersebut menjadi wadah silaturahmi sekaligus ruang dialog terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, khususnya terkait rencana pembentukan daerah otonomi baru di wilayah Luwu Raya.
Baca Juga : Pemprov Sulsel Kucurkan Rp1 Miliar untuk RSUD Syekh Yusuf, Pemulihan Pascakebakaran Dipercepat
Menurutnya, sejumlah tokoh masyarakat, anggota DPRD Sulsel dari Luwu Raya, serta mahasiswa telah menyampaikan langsung pandangan dan harapan mereka kepada Ketua Komisi II DPR RI mengenai proses pemekaran wilayah tersebut.
“Teman-teman tokoh, anggota DPRD Sulsel dari Luwu Raya, dan mahasiswa dari berbagai organisasi sudah menyampaikan terkait DOB Luwu Raya,” ujarnya.
Andi Sudirman mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan pada prinsipnya tetap menunggu arahan serta kebijakan resmi dari pemerintah pusat terkait kelanjutan proses pemekaran wilayah tersebut.
Baca Juga : Ajang Apresiasi Pemda Berprestasi 2026, Wabup Puspawati: Inovasi dan Kinerja Jadi Kunci Kemajuan Daerah
Ia menambahkan, sebelumnya usulan pembentukan DOB Luwu Tengah telah diselesaikan secara administratif dan telah diserahkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kepada Pemerintah Pusat.
“Saya berharap tidak ada lagi gejolak yang bisa menyusahkan masyarakat banyak. Tadi sudah jelas bagaimana jalurnya. Intinya, semua kewenangan itu ada di pemerintah pusat,” pungkas Gubernur.
Sementara itu, Wakil Bupati Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler menyambut baik pertemuan tersebut karena menjadi ruang komunikasi antara pemerintah pusat dengan masyarakat Luwu Raya.
Baca Juga : Luwu Timur Kejar UCJ 100 Persen, Wabup Puspawati Perkuat Perlindungan Pekerja Rentan pada 2026
Menurutnya, dialog seperti ini penting agar berbagai aspirasi daerah dapat disampaikan secara langsung kepada pihak yang memiliki kewenangan dalam proses pembentukan daerah otonomi baru.
Puspawati berharap seluruh elemen masyarakat tetap menjaga kondusivitas daerah dan mendukung proses yang sedang berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.
“Silaturahmi ini sangat positif karena memberi kesempatan kepada masyarakat Luwu Raya untuk menyampaikan aspirasi secara langsung. Kita tentu berharap prosesnya berjalan baik sesuai aturan yang berlaku,” jelas Wabup Puspawati. (diolah dari sumber: ikp-humas/kominfo-sp)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News