Momentum Idulfitri, Bupati Gowa Ajak Warga Perkuat Persatuan untuk Pembangunan
Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang mengajak masyarakat memperkuat persatuan dan kepedulian sosial pada momentum Idulfitri 1447 Hijriah untuk mendorong pembangunan yang inklusif.
Jejakfakta.com, GOWA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa memaknai pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah di Masjid Agung Syekh Yusuf, Sabtu (21/3/2026), sebagai momentum penguatan nilai kebersamaan untuk arah pembangunan yang berdampak positif bagi masyarakat.
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menegaskan bahwa Idulfitri bukan sekadar perayaan, tetapi menjadi titik lanjut dari nilai-nilai Ramadan yang harus diwujudkan dalam kerja nyata.
“Idulfitri adalah panggilan untuk merawat persatuan dan menghadirkan kepedulian sosial dalam tindakan sehari-hari. Dari situlah kekuatan pembangunan lahir,” ujarnya.
Baca Juga : Gowa Pimpin Layanan PBG di Sulsel, Tembus 95% Penerbitan dan Jadi Role Model Perizinan Bangunan
Ia menyampaikan, capaian pembangunan dalam satu tahun terakhir menunjukkan tren positif, mulai dari pertumbuhan ekonomi yang berada di atas rata-rata hingga penurunan angka kemiskinan serta peningkatan kualitas hidup masyarakat. Meski demikian, pemerintah daerah memandang capaian tersebut sebagai fondasi untuk memperluas manfaat pembangunan.
“Tugas kita memastikan setiap kemajuan menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Pembangunan harus terasa adil dan inklusif, bukan hanya tercatat dalam angka,” lanjutnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Talenrang juga mendorong peran generasi muda sebagai penggerak inovasi daerah. Menurutnya, keberanian menghadirkan gagasan baru menjadi kunci dalam menghadapi tantangan ke depan.
Baca Juga : Pemkab Gowa Kebut Sertifikasi 1.224 Aset Daerah, Fokus Sekolah hingga Jalan Umum
“Pemuda Gowa harus tampil sebagai penggerak perubahan. Dengan ide dan semangat baru, mereka menjadi energi penting dalam mendorong daerah ini semakin kompetitif,” tegasnya.
Bertindak sebagai khatib pada Salat Idulfitri kali ini, Ustaz Riza Muhammad. Ia menekankan bahwa hari kemenangan merupakan ujian untuk menjaga nilai-nilai Ramadan, terutama empati dan kepedulian sosial, yang relevan dengan upaya menghapus kemiskinan ekstrem di Kabupaten Gowa.
“Puasa melatih kita merasakan lapar dan memahami sesama. Kemenangan ini berarti saat kita terus menjaga empati itu, hadir dalam kebaikan, dan tidak membiarkan ada yang tertinggal, termasuk dalam ikhtiar menghapus kemiskinan ekstrem,” ujar dai kondang nasional tersebut.
Baca Juga : Sekda Gowa Tegaskan Rekomendasi DPRD Jadi Alarm Perbaikan Kinerja Pemerintah Daerah
Turut hadir dalam pelaksanaan Salat Idulfitri ini, Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Gowa Andi Tenri Indah Darmawangsyah, Dandim 1409/Gowa Letkol Inf. Heri Kuswanto, Kapolres Gowa AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Andy Azis, didampingi Ketua DWP Kabupaten Gowa Suryanti Andy Azis. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News