Munafri Sowan ke Mantan Wali Kota di Momentum Idulfitri, Dari Danny hingga IAS & Andi Herry
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memanfaatkan momentum Idulfitri 1447 H untuk bersilaturahmi dengan mantan wali kota, mulai dari Danny Pomanto, Ilham Arief Sirajuddin hingga Andi Herry Iskandar guna memperkuat sinergi pembangunan kota.
Jejakfakta.com, MAKASSAR — Momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dimanfaatkan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi lintas kepemimpinan.
Dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, momen Lebaran ini menjadi ruang strategis untuk membangun komunikasi yang lebih erat, bertukar gagasan, serta menyatukan langkah demi keberlanjutan pembangunan Kota Makassar.
Didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, Wali Kota yang akrab disapa Appi itu melakukan kunjungan silaturahmi ke sejumlah tokoh, sebagai wujud komitmen merawat hubungan baik dan memperkuat kolaborasi.
Baca Juga : Munafri Dorong Ekonomi Sirkular di Makassar, Sampah Plastik Disulap Jadi Produk Bernilai Tinggi
Tidak sekadar ajang saling bermaafan, pertemuan ini juga menjadi simbol penting bahwa sinergi dan kebersamaan merupakan fondasi utama dalam mendorong kemajuan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Usai bersilaturahmi di kediaman mantan Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, Munafri bersama Melinda Aksa, melanjutkan agenda sowan ke kediaman mantan Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), di Kompleks PDAM Ratulangi, Kecamatan Ujung Pandang, Sabtu (21/3/2026) malam.
Kedatangan Munafri dan Melinda sekitar pukul 20.20 Wita disambut hangat oleh IAS bersama sang istri yang juga Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham.
Baca Juga : Pansel Umumkan 10 Besar Calon Pimpinan BAZNAS Makassar, Seleksi Masuk Tahap Penentuan Nasional
Suasana pertemuan berlangsung akrab dan penuh kekeluargaan, mencerminkan semangat Idulfitri sebagai momentum mempererat hubungan sekaligus memperkuat komunikasi lintas kepemimpinan.
Dalam pertemuan yang berlangsung hingga pukul 20.54 Wita tersebut, berbagai hal dibahas, terutama terkait arah pembangunan Kota Makassar ke depan.
Dialog yang terjalin tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang bertukar pandangan dan pengalaman dalam mendorong kemajuan kota serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga : Respons Cepat Pemkot Makassar, Kandang Babi di Dg Tata Dibersihkan Usai Dikeluhkan Warga
Setelah itu, Wali Kota bersama Ketua TP PKK kembali melanjutkan perjalanan silaturahmi ke kediaman mantan Wali Kota Makassar lainnya, Andi Herry Iskandar, yang berlokasi di Jalan Sungai Lariang No. 1, Kecamatan Ujung Pandang, sekitar pukul 21.00 Wita.
Kunjungan beruntun ini menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk terus merawat kebersamaan dan membangun sinergi dengan para pemimpin terdahulu demi keberlanjutan pembangunan.
Baca Juga : Respons Cepat Aduan Warga, Kecamatan Panakkukang Benahi Trotoar AP Pettarani
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa agenda silaturahmi Idulfitri yang dilakukannya merupakan bagian dari upaya menjaga hubungan baik dengan para kepala daerah pada periode sebelumnya.
Menurut Munafri, momentum Hari Raya Idulfitri menjadi waktu yang tepat untuk mempererat tali silaturahmi, termasuk dengan bersilaturahmi atau sowan ke kediaman para mantan Wali Kota Makassar.
Tradisi ini dinilai memiliki makna penting, tidak hanya dalam konteks personal, tetapi juga dalam menjaga kesinambungan komunikasi antar pemimpin.
Baca Juga : Wawali Aliyah Mustika Ilham Sebut Literasi dan Ekonomi Kreatif Harus Tumbuh Bersama
"Silaturahmi ini kami lakukan untuk menjaga hubungan baik dengan para kepala daerah sebelumnya," ujar Munafri.
Ia menambahkan, kunjungan tersebut juga merupakan bagian dari tradisi Idulfitri untuk saling memaafkan, sekaligus bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian para pemimpin terdahulu dalam membangun Kota Makassar.
Lebih jauh, pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan itu juga dimanfaatkan sebagai ruang untuk memperkuat sinergi serta merajut kembali tali persaudaraan antar tokoh masyarakat.
"Dengan komunikasi yang terus terjaga, tentu kolaborasi lintas generasi kepemimpinan dapat semakin solid dalam mendorong kemajuan kota dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tukasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News