Masdin Tekankan Akurasi Data, Dinsos P3A–BPS Lutim Perkuat Groundcheck PBI

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Luwu Timur, Masdin, saat sosialisasi groundcheck Penerima Bantuan Iuran (PBI), Senin (30/03/2026). @jejakfakta/dok. Istimewa

Kepala BPS Luwu Timur, Abdullah Pannu, menjelaskan bahwa groundcheck PBI merupakan tahapan penting dalam memastikan keakuratan data penerima bantuan.

Jejakfakta.com, LUWU TIMUR – Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Luwu Timur, Masdin, menegaskan pentingnya akurasi data dalam penyaluran bantuan sosial melalui kegiatan sosialisasi groundcheck Penerima Bantuan Iuran (PBI), Senin (30/03/2026).

Kegiatan yang digelar bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Luwu Timur di Media Center Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfo-SP) ini diikuti oleh 34 pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dari seluruh wilayah Luwu Timur.

Dalam arahannya, Masdin menekankan bahwa peran pendamping PKH sangat krusial sebagai garda terdepan dalam memastikan bantuan sosial tepat sasaran. Ia menyebut, sosialisasi ini bukan sekadar forum pertemuan, melainkan langkah strategis untuk memperkuat pemahaman terkait mekanisme groundcheck di lapangan.

Baca Juga : Penerima Bantuan Pangan di Bontomarannu Naik Tajam, Pemkab Gowa Kawal Validasi Data Warga

“Pendampingan ini menjadi ujung tombak dalam memastikan data penerima bantuan benar-benar sesuai kriteria dan berhak mendapatkan bantuan dari pemerintah,” tegas Masdin.

Menurutnya, validitas data menjadi kunci utama dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas program bantuan sosial. Oleh karena itu, sinergi antara Dinsos P3A, BPS, dan para pendamping PKH harus terus diperkuat.

Sementara itu, Kepala BPS Luwu Timur, Abdullah Pannu, menjelaskan bahwa groundcheck PBI merupakan tahapan penting dalam memastikan keakuratan data penerima bantuan. Melalui proses ini, BPS bersama pendamping PKH akan melakukan verifikasi langsung ke rumah tangga sasaran.

Baca Juga : Pemkab Gowa dan Baznas Intervensi KME, Asmawati Dapat Bedah Rumah hingga Bantuan ZMart

“Groundcheck dilakukan untuk memastikan keberadaan penerima, kondisi sosial ekonomi, serta kelengkapan administrasi, sehingga data yang digunakan benar-benar valid,” jelas Abdullah.

Ia berharap, melalui sosialisasi ini, para pendamping PKH dapat memahami secara komprehensif proses groundcheck dan mampu mengimplementasikannya secara optimal di lapangan.

Dengan langkah ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinsos P3A terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan bantuan sosial yang lebih tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Samsir
Berita Terbaru