PPIH Embarkasi Makassar Dikukuhkan, Siap Layani 16.750 Jemaah Haji Indonesia Timur dengan Layanan Humanis

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar resmi dikukuhkan dan siap memberikan layanan kepada 16.750 calon jemaah haji dari delapan provinsi di kawasan Indonesia Timur, di Wisma Shafa Asrama Haji Sudiang Makassar, Jumat (17/4/2026). @Jejakfakta/dok. Istimewa

Sbanyak 18 petugas lainnya mengisi posisi kepala dan wakil bidang untuk mendukung operasional pelayanan haji. Seluruh petugas dijadwalkan mulai bekerja pada 21 April 2026 hingga proses pemulangan jemaah pada 1 Juli 2026.

Jejakfakta.com, MAKASSAR – Penyelenggaraan ibadah haji 2026 mulai memasuki tahap kesiapan akhir. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar resmi dikukuhkan dan siap memberikan layanan kepada 16.750 calon jemaah haji dari delapan provinsi di kawasan Indonesia Timur.

Pengukuhan dilakukan secara daring oleh Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, dari Asrama Haji Kelas I Surabaya, Jawa Timur, Jumat (17/4/2026). Khusus Embarkasi Makassar, prosesi berlangsung di Wisma Shafa Asrama Haji Sudiang Makassar dan dirangkaikan dengan uji coba konsumsi atau meal test makanan jemaah di pesawat.

Embarkasi Makassar menjadi salah satu pintu keberangkatan penting bagi jemaah haji di wilayah timur Indonesia. Dengan jumlah jemaah mencapai 16.750 orang, kesiapan petugas menjadi faktor utama demi kelancaran layanan sejak pemberangkatan hingga pemulangan.

Baca Juga : Tren Nikah Melejit di Sulsel: 168 Pasangan Daftar dalam 4 Hari

Kepengurusan PPIH Embarkasi Makassar dipimpin Kepala Kanwil Kemenhaj Sulsel, Ikbal Ismail, sebagai Ketua. Ia didampingi Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, Ali Yafid sebagai Ketua I, Kepala Biro Kesra Setda Sulsel Andi Munawir sebagai Ketua II, Kepala Dinas Kesehatan Sulsel Evi Mustikawati Arifin sebagai Ketua III, serta Asa Afif Bahri sebagai Sekretaris.

Selain itu, sebanyak 18 petugas lainnya mengisi posisi kepala dan wakil bidang untuk mendukung operasional pelayanan haji. Seluruh petugas dijadwalkan mulai bekerja pada 21 April 2026 hingga proses pemulangan jemaah pada 1 Juli 2026.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri dan Direktur Pengelola Biaya Operasional Haji pada Direktorat Jenderal Ekosistem Ekonomi Haji, Nurchalis.

Baca Juga : Antrean Haji Makassar Kini 26 Tahun, 325 CJH Siap Terbang April 2026

Dalam arahannya, Menteri Haji dan Umrah yang akrab disapa Gus Irfan menegaskan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar seremonial, tetapi amanah besar untuk memastikan jemaah mendapat pembinaan, pelayanan, dan perlindungan secara maksimal.

“Jangan sampai jemaah menerima informasi yang berbeda-beda atau menghadapi koordinasi yang tidak sinkron. Petugas harus menjadi pihak pertama yang menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi jemaah,” tegasnya.

Ia juga meminta seluruh petugas memberikan pelayanan sepenuh hati, cepat, tepat, dan humanis. Menurutnya, penugasan selama satu hingga dua bulan merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam menghadirkan layanan terbaik bagi seluruh jemaah haji Indonesia.

Baca Juga : Hilal Minus di Makassar, Kemenag Sulsel: Sidang Isbat Tetap Jadi Penentu Awal Ramadan 1447 H

Dengan pengukuhan ini, Embarkasi Makassar kini bersiap menjadi garda terdepan pelayanan haji 2026 bagi ribuan jemaah dari Indonesia Timur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Samsir
Berita Terbaru