Pasokan Kurang, Minyakita di Makassar Dijual di Atas HET
Pedagang menjual di atas HET alasannya karena pasokan minyak goreng berkurang atau mulai sedikit terjadi kelangkaan.
Pertengahan tahun 2022, pemerintah dalam hal ini Kementerian Perdagangan meluncurkan produk minyak goreng kemasan yang diberi nama 'Minyakita', sebagi upaya pemerintah mendistribusikan minyak goreng hasil alokasi pasar dalam negeri (domestic market obligation/DMO) melalui kemasan sederhana.
Di semua kemasan Minyakita selalu ada harga jual minyak goreng itu, yaitu Rp14.000/liter. Tapi kenyataannya di pasar tradisional Kota Makassar tidak dijual demikian, harganya di kisaran Rp15 ribu hingga Rp20 ribu per liter.
Harga pasar sudah melampaui harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Pedagang menjual di atas HET alasannya karena pasokan minyak goreng berkurang atau mulai sedikit terjadi kelangkaan tiga hari terakhir.
Baca Juga : Bantuan Pangan Gowa Naik 50 Persen, 70 Ribu Warga Kini Terjangkau Program Pemkab dan BULOG
Seperti di Pasar Pa'baeng-baeng, Makassar. Harga Minyakita hampir sama dengan minyak goreng curah yang harganya antara Rp16 ribu hingga Rp25 ribu per liter.
Darwis, pedagang minyak di Pasar Pa'baeng-baeng mengungkapkan, minyakita kemasan botol dijual Rp20 ribu per liter. Kalau kemasan isi ulangnya atau Refill Rp18 ribu per liter.
"Jadi khusus Minyakita sama minyak curah itu berkurang, belum ada masuk lagi sudah seminggu, padahal dijanji sepekan sekali masuknya. Itu juga jatahnya berkurang, dulu kita dapat dua kardus Minyakita, sekarang cuma dapat satu saja (12 liter)," keluh Darwis.
Baca Juga : Jelang Idulfitri, Wali Kota Makassar dan Mendag Sidak Harga Komoditas di Pasar Terong
Tapi kemasan minyak goreng lain, baik yang biasa atau premium, stoknya masih banyak dengan harga lama. "Tapi kan pembeli biasanya cari yang murah," tukas Darwis.
Sementara di Pasar Kecil Bontoduri, pedangan, Hj Ayu mengaku distribusi Minyakita untuknya sidah terhenti seminggu terakhir. "Belum ada masuk dari distributor," tandasnya. (**)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News