Banyak Penderita Cacar Air, Kasumba Turate Laris Terjual di Pasar Tradisional Makassar
Kasumba Turate mengandung senyawa terpenoid dan dapat digunakan sebagai obat cacar air bagi suku Bugis Makassar.
Jejakfakta.com, Makassar - Barangkali anda masih awam mengenal apa itu Kasumba Turate. Bagi warga yang bermukim di Sulawesi, khususnya Sulawesi Selatan tentu tak asing dengan bunga ini. Tentu dengan berbagai kegunaannya untuk obat penyakit.
Akhir-akhir ini, sejak memasuki awal Januari 2023, rupanya bunga yang berwarna agak kemerahan itu laris terjual.
Salah seorang penjual di Pasar Tradisional Makassar yang juga menjajakan bunga tersebut mengaku, terjadi peningkatan penjualan Kasumba Turate di bulan Januari 2023.
Baca Juga : ASN Luwu Timur Masuk Komcad Sulsel 2026, 8 ASN Resmi Jadi Komponen Cadangan Pertahanan Negara
"Iya, ta' 300 biji saya ambil selama dalam satu bulan ini. Banyak sekali yang beli," ujar Baya (37) kepada jejakfakta.com saat di temui di kios penjualannya, di Jl. Jipang, Sabtu (21/1/2023) lalu.
Terpisah, Naila, yang juga menjual Kasumba Turate di Jalan Emmy Saelan Makassar, juga mengaku, selama satu bulan terakhir ini telah terjadi peningkatan penjualan.
"Iya ada banyak pembeli akhir-akhir ini," kata Naila, Jumat (27/1/2023).
Baca Juga : Akhiri Praktik Lama, Munafri Terapkan Sistem Merit Digital untuk Karier ASN Makassar
Diketahui, bagi masyarakat Bugis Makassar, Sulawesi Selatan, Kasumba Turate diyakini sebagai obat tradisional yang mampu menyembuhkan berbagai penyakit, diantaranya, campak, cacar air, gatal-gatal dan demam.
Seperti yang dialami Irham, warga asal Tello Baru Makassar. Saat menderita cacar air pada awal januari 2023. Ia mengaku minum Kasumba Turate sebagai obat.
"Hampir seluruh badanku kena cacar. Mulai kepala, muka dan badanku. Saya minum kasumba Turate," ujar Irham, saat ditemui Jejakfakta.com, Minggu (29/1/2023).
Baca Juga : Pemkab Luwu Timur Siapkan Penyesuaian Tarif Air Demi Pelayanan Berkelanjutan
Selain Irham, seorang anak warga Sudiang bernama Gea, juga terkena penyakit seperti yang dialami Irham. Gea menderita cacar dan menyasar seluruh bagian tubuhnya.
Bapak Gea, Kottir mengaku, meski sudah anaknya sudah dibawah ke Rumah Sakit, Gea juga tetap menggunakan Kasumba Turate sebagai obat.
"Kasumba turate saya berikan untuk diminum. Sudah mi kubawa ke rumah sakit. Sekarang ini sudah empat hari mi sejak demam dan ada bintik-bintik sedikit," jelas Kottir.
Baca Juga : Wabup Lutim Dorong Sistem Merit ASN, Manajemen Talenta Jadi Kunci Birokrasi Profesional
Tak hanya itu, Yassir warga Toddopuli Makassar juga menderita cacar air. Kurang lebih dua minggu terpaksa ia harus isolasi diri. Ia beranggapan jangan sampai menular ke orang lain.
Dalam mengobati penyakitnya, ia mengkonsumsi Kasumba Turate, dengan minum dua kali sehari.
Mengkonsumsi obat Kasumba Turate itu sangat sederhana. Caranya rebus Kasumba Turate lalu kemudian didinginkan sedikit, lalu diminum air-nya.
Baca Juga : Tinjau Gedung Simpurusiang, Bupati Irwan Tekankan Kualitas Pengerjaan hingga Tahap Akhir
Kasumba turate mengandung senyawa terpenoid dan dapat digunakan sebagai obat cacar air bagi suku Bugis Makassar. Kasumba turate mengandung senyawa fenolik flavonoid dan karotenoid yang memiliki aktivitas antioksidan, antibakteri, antivirus, antiradang, antialergi dan antikanker. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News